KALIMAT CINTA TAMU ISTIMEWA
Abstract
Assalamualaikum Wr Wb.
Alhamdulillah, puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT. Yang Maha Pengasih atas nikmat yang telah Engkau berikan kepada hamba. Jadikanlah hamba-Mu ini manusia yang senantiasa bersyukur, beriman dan bertaqwa kepada-Mu. Engkau juga telah mengabulkan doaku untuk terselesaikannya novel ini.
Terima kasih dan sembah sujud juga saya persembahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW, atas segala perjuangannya untukĀ umat yang tak pernah usai hingga akhir zaman.
Terima kasih tidak lupa saya persembahkan kepada kedua orang tua saya, yang senantiasa mendoakan keselamatan dan keberhasilan saya dalam menjalani hidup.
Terima kasih tak terhingga untuk seseorang yang sangat saya cintai, imamku, suamiku, yang membuat cerita-cerita indah di novel ini ada. Perkenalan kita, perjumpaan kita, hingga pernikahan kita, terangkum dalam rangkaian kehidupan yang akan kukenang hingga nyawa keluar dari raga.
Untuk anakku, terima kasih karena kau telah melengkapi kebahagian Ayah dan Ibu menjadi sangat sempurna. Semoga kelak engkau menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua, dapat dibanggakan, dan memiliki masa depan yang indah. Amin...
Novel ini menceritakan bagaimana saya dan suami ketika awal mula kami saling mengenal, kemudian bertemu, dan menikah. Lima bulan, hanya sesingkat itulah waktu yang kami butuhkan untuk melalui proses perkenalan hingga hari pernikahan, tentu tanpa pacaran.
Tidak mudah untuk meyakinkan hati ini hingga mau menerima seseorang yang bahkan tak pernah kutemui, meski itu hanya dalam mimpi. Tiba-tiba dia datang menawarkan diri untuk menjadikanku sebagai istri.
Sungguh Allah SWT. Maha Membolak Balikkan Hati, dengan kuasa-Nya, petunjuk-Nya, kami berdua bisa melalui segala coba hingga Allah takdirkan kami untuk membina rumah tangga.
References
Listiyaningrum, Arina. 2020. Kalimat Cinta Tamu Istimewa. Daerah Istimewa Yogyakarta: The Journal Publishing




