Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) Tingkatkan Produksi ASI Ibu Menyusui
Keywords:
Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR), Stres, Ibu MenyusuiAbstract
Penulis
Mardiah, M.Tr.Keb
Dr. Sri Sumarni, Bdn., M. Mid
Dr. Muflihah Isnawati, DCN.,M.Sc
ISBN
978-623-8151-35-6
Editor
Anida Izatul Islami
Copy Editor
Iman amanda
Penata letak
Wendi Firnanda
Desain Sampul
Awang Dirgantara Putra
Penerbit
The Journal Publishing
Anggota IKAPI
xi+75 Hlm; 14,8 Cm X 21 Cm.
Cetakan I, Juni 2023
Deskripsi: Beberapa penelitian sudah pernah dilakukan sebelumnya terkait pemberian terapi mindfulness. oleh Maharani dimana Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) yang dilakukan pada ibu hamil. Pelatihan mindfulness mampu menurunkan tingkat distress pada aspek fisik, perilaku, kognitif, dan emosi. Terdapat beberapa penelitian yang mengungkapkan bahwa MBSR dapat mengurangi stres, kecemasan dan kualitas hidup seseorang, seperti penelitian yang dilakukan Luciana yang mengemukakan bahwa MBSR berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup dan penurunan gejala stres.
Mindfulness based stress reduction (MBSR) pertama kali dilakukan di RSUD DR. HC IR.Soekarno Bangkabelitung. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Mindfulness based stress reduction ini terhadap kadar oksitosin dan status stres pada ibu menyusui. penelitian ini dilakukan pada bulan januari sampai juni 2023 pada ibu menyusui yang telah memenuhi syarat untuk penelitian. Semua responden telah menyetujui dilakukan penelitian dengan menandatangani surat persetujuan penelitian. Penelitian dilakukan oleh peneliti dan tim yaitu bidan yang telah mempunyai surat tanda registrasi bidan dan berkompeten dalam bidangnya serta tim dari laboratorium
Penelitian melibatkan 36 ibu menyusui dengan kriteria ibu yang baru pertama kali melahirkan, dimana terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok intervensi sebanyak 18 responden yang mendapatkan perlakuan terapi Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) serta kelompok kontrol sebanyak 18 responden yang mendapatkan perlakuan asuhan nifas secara normal.
Perlakuan yang diberikan berupa terapi mindfulness selama 2 minggu dalam 3 sesi dan bedurasi antara 150-180 / menit. Dalam terapi mindfulness ini dilakukan 8 sesi selama 14 hari. Sebelum diberikan intervensi dilakukan pengambilan sampel darah pada ibu setelah melahirkan untuk mengetahui kadar oksitosin serta sebelum diberikan intervensi mindfulness, pasien juga diberikan kuesioner untuk melihat skor tingkat stress pada ibu setelah melahirkan. Pada kelompok kontrol, dimana sebelum dilakukan pemberian asuhan nifas normal, pada ibu responden juga dilakukan pengambilan sampel darah untuk melihat kadar oksitosin serta dilakukan pemberian kuesioner untuk melihat skor tingkat stress. Setelah intervensi diberikan baik pada kelompok intervensi maupun kontrol pada hari ke 14 masing masing kelompok dilakukan Kembali pengambilan sampel darah dan pemberian kuesioner untuk mengetahui kadar oksitosin dan status stres pada ibu menyusui.
Terapi mindfulness diajarkan langsung oleh peneliti pada setiap pertemuan dan selanjutnya dapat dipraktekkan mandiri oleh responden dengan bantuan video yang diberikan oleh peneliti. Pada awal video terdapat pengantar mindfulness dan dilanjutkan dengan gerakan gerakan lainnya. Terapi Mindfulness Based Stress Reduction ini dapat efektif dalam mengatur emosi pasien, yang menyebabkan berkurangnya stres, nyeri, dan gejala psikologis. Penelitian telah menunjukkan bahwa MBSR memiliki dampak positif pada berbagai gejala psikologis dan fisik pada berbagai jenis kanker.
Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa rerata kadar oksitosin sebelum dilakukan intervensi mindfulness adalah 516. Setelah diberikan intervensi naik menjadi 675. Sedangkan untuk rerata tingkat stress sebelum dilakukan pemberian intervensi mindfulness adalah 20. Setelah diberikan intervensi mindfulness tingkat stress turun menjadi 7. Nilai tersebut normal. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi Mindfulness based stress reduction dapat meningkatkan kadar oksitosin dan menurunkan status stres pada ibu menyusui.




