GARUDA DI PERBATASAN NUSANTARA
Abstract
Penulis: Sahid Fadhil Anandra: Indra Kusumawardhana
ISBN: xxx-xxx-xxxx-xx-x
Editor: Junior Hendri Wijaya
Copy Editor: Iman amanda Permatasari
Tebal Buku: viii+83 Hlm; 14,8 Cm X 21 Cm. Cetakan I, …………… 2023
Link Shoppe: thejournalish store
Deskripsi:
Konflik wilayah perbatasan terjadi disebabkan adanya sebuah kepentingan negara di wilayah perbatasan. Terdapat beberapa kemungkinan kepentingan negara di wilayah perbatasan, diantaranya perebutan sumber daya, akses perdagangan, kontrol terhadap populasi, serta penegakan terhadap kedaulatan sebuah negara. Kepentingan masing-masing negara yang ada menyebabkan klaim wilayah satu sama lain di wilayah perbatasan. Namun dikarenakan adanya sebuah kepentingan, negara-negara memiliki kemungkinan saling berinteraksi satu sama lain untuk mendapatkan kepentingannya
References
Affandi, M. (1970). Ilmu Ilmu Kenegaraan (Himpunan Kuliah). Alumni, Bandung.
Antaranews. (2019). 4 pos gabungan bersama Pamtas Indonesia - Malaysia di Nunukan. https://kalbar.antaranews.com/berita/389990/4-pos-gabungan-bersama-pamtas-indonesia-malaysia-di-nunukan.
Ardhana, I. K., Maunati, Y., Zaenuddin, D., & Purwaningsih, S. S. (2006). Dinamika Etnisitas dan Hubungan Ekonomi pada Wilayah Perbatasan di Kalimantan Timur-Sabah: Studi Kasus di Wilayah Krayan dan Long Pasia. Jakarta: Pusat Penulisan Sumberdaya Regional Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Arifin, S. (2009). Pelaksanaan Asas Uti Possidetis Dalam Penentuan Titik Patok Perbatasan Darat Indonesia dengan Malaysia. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 16(2), 183-204.
Badan Informasi Geospasial. (2014). RI-Malaysia Bahas Pemetaan Batas Negara. https://www.big.go.id/content/berita/ri-malaysia-bahas-pemetaan-batas-negara.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Nunukan. (2015). Proyeksi Penduduk tahun 2014.
Bangun, B. H. (2017). Konsepsi dan pengelolaan Wilayah perBatasan negara: perspeKtif huKum internasional. Tanjungpura Law Journal, 1(1), 52-63.
Bangkit, S. J. (2021). Analisis Mengenai Kesepakatan Negara Indonesia dalam Memutuskan Penyelesaian Kasus Sipadan dan Ligitan Melalui Mahkamah Internasional. Jurnal Analisis Hukum, 4(1), 98-119. Retrieved from http://journal.undiknas.ac.id/index.php/JAH/article/view/2968
Basith, A. (2018). Indonesia Malaysia sepakat kaji ulang perjanjian perdagangan perbatasan.
Baylis, J. (2020). The globalization of world politics: An introduction to international relations. Oxford university press, USA. p.42.
Blake, G. (1995). The depiction of international boundaries on topographic maps. IBRU Boundary and Security Bulletin, 3, 44-51.
Budiono, E. (2016). Indonesia, Malaysia Meet to Resolve Border Issue. https://infopublik.id/read/166018/indonesia-malaysia-meet-to-resolve-border-issue-.html.
Burchill, S., & Linklater, A. (1996). Theories of international relations, New York: St. Martin’s Press.
Catfish, L. (2006). A Typology of Border.
CV. Indo Prima Sarana. (n.d.). Peta Indonesia. Surabaya: CV. Indo Prima Sarana.
Detik News. (2019). RI-Malaysia Akan Teken MoU 2 Daerah di Kalimantan Jadi Batas Negara. https://news.detik.com/berita/d-4786930/ri-malaysia-akan-teken-mou-2-daerah-di-kalimantan-jadi-batas-negarabatas-di-kaltara-dan-kalbar.
Direktorat Jenderal Penataan Ruang. (2002). Strategi dan Konsepsi Pengembangan Kawasan Perbatasan Negara.
DITJEN BINA ADWIL KEMENDAGRI. (2021). Pemerintah RI-Malaysia Gelar Persidangan ke-6 Review of Border Crossing Agreement.
DITJEN BINA ADWIL KEMENDAGRI. (2022). Pemerintah Indonesia dan Malaysia Sukses Merampungkan Kesepakatan Lintas Batas Border Crossing Agreement (BCA).
Djalal, H. (2013). Dispute between Indonesia and Malaysia on the sovereignty over Sipadan and Ligitan Islands. Jurnal Opinio Juris, 12(10), 8-25.
Edward Stanford Ltd. (1919). Borneo. [London: Stanford's Geographical Establishment] [Map] Retrieved from the Library of Congress, https://www.loc.gov/item/2007630400/.
Falah, I. (2017). Perundingan Review BTA RI-Malaysia Alami Kemajuan.
Hadiwijoyo, S. S. (2018). Politik perbatasan negara Indonesia dan the outstanding boundary problems. Yogyakarta : Suluh Media.
Hardi, T., & Uszkai, A. (2017). Theoretical models of cross-border integration. Sociální Studia, 14(1), 9-30.
Henrikson, A. K. (2000). Facing across borders: the diplomacy of bon voisinage. International Political Science Review, 21(2), 121-147.
Huang, M. V. (2020). A Review of the Non-Demarcation Border Cooperation Between Indonesia and Malaysia. Verity: Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional (International Relations Journal), 11(22), 41-50.
Ihsan, R. (2018). Sengketa Batas Darat dan Diplomasi Perbatasan Indonesia terhadap Malaysia.
Isjwara, F. (1964). Pengantar ilmu politik. Bandung: Dhiwantara.
KEMENDAG. (2019). Siaran Pers: Perundingan Putaran Ke-6 Peninjauan BTA 1970: Indonesia-Malaysia Komitmen Segera Selesaikan Perjanjian.
Kristi, P., Damayanti, C., & Haqqi, H. (2018). Border Diplomacy Pemerintah Republik Indonesia Dalam Menangani Penyelundupan Gula Di Entikong. Transformasi, 1(34).
Kuntjorowati, E., & Prastyowati, S. (2017). Upaya Masyarakat Perbatasan Antarnegara dalam Mempertahankan Kesejahteraan Sosial. Jurnal Penulisan Kesejahteraan Sosial, 16(4), 345-358.
Kusumaatmadja, M., & Agoes, E. R. (2003). Pengantar hukum internasional. Penerbit Alumni.
Latifa, A. (2006). Penduduk dan kemiskinan di wilayah perbatasan Provinsi Sulawesi Utara dan Kalimantan Timur. Jakarta :Pusat Penulisan Kependudukan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
LEMHANAS. (1980). Bunga Rampai Pertahanan Nasional. Jakarta: Lemhanas.
Media Nusantara. (2019). Patroli Patok Terkoordinasi Jilid II Dua Negara Bersatu Cek Patok Perbatasan RI- Malaysia. https://medianusantara.co/2019/11/27/patroli-patok-terkoordinasi-jilid-ii-dua-negara-bersatu-cek-patok-perbatasan-ri-malaysia/.
Noveria, M. (Ed.). (2017). Kedaulatan Indonesia di wilayah perbatasan: perspektif multidimensi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Novianti. (2012). Kedudukan Pemerintah Dalam Pelaksanaan Kerjasama Internasional: Studi Terhadap Perjanjian Kerjasama SOSEK-MALINDO.
Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 13 Tahun 2014 Tentang Kebijakan Pengamanan Wilayah Perbatasan.
Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024
Poetranto, T. (2004). Bagaimana mengatasi permasalahan di daerah perbatasan. (9) 14.
Rachmawati, I., Fauzan. (2012). Problem Diplomasi Perbatasan dalam Tata Kelola Perbatasan Indonesia-Malaysia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 16(2), 95-109.
Rachmawati, I., Dewi, M. A., & Fauzan. (2021). Diplomasi Perbatasan; Konsep dan Praktik di Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Raharjo, S. N. I., Setiawan, B., Ghafur, M. F., & Ekawati, E. (2017). Strategi Peningkatan Kerja Sama Lintas Batas (Border Crossing Agreement) Indonesia Malaysia. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Riyanto, S. (2012). Kedaulatan Negara Dalam Kerangka Hukum Internasional Kontemporer. Yustisia Jurnal Hukum, 1(3).
Saleh, M. H. (2015). Dinamika Masyarakat Perbatasan (Eksistensi Perantau Bugis di Pulau Sebatik Kalimantan Utara: Perspektif Cultural Studies). Jurnal Borneo Administrator, 11(1).
Santoso, M. I. (2018). Kedaulatan dan Yurisdiksi Negara Dalam Sudut Pandang Keimigrasian. Binamulia Hukum, 7(1), 1-16.
Sindonews. (2018). Pembahasan Perbatasan Indonesia – Malaysia Berlangsung Bersahabat. https://nasional.sindonews.com/berita/1345209/15/pembahasan-perbatasan-indonesia-malaysia-berlangsung-bersahabat.
Starr, H. (2006). International borders: What they are, what they mean, and why we should care. SAIS Review of International Affairs, 26(1).
Suastana, I. M. D. (2018). Diplomasi Perbatasan Negara. SINTESA (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), 9(1), 13-17.
Sukoco. (2016). Warga Perbatasan Pilih Pindah Jadi WN Malaysia atau Punya KTP Malaysia.
Sulaeman, A. (2018). Analisis Diplomasi Indonesia-Malaysia dalam Masalah Perbatasan. Jurnal Sosial dan Humaniora, 3(5), 623-634.
TNI. (2014). Korem 091/ASN dengan MK 5 BRIGED TDM Lakukan Unit Commander Meeting (UCM). https://tniad.mil.id/korem-091asn-dengan-mk-5-briged-tdm-lakukan-unit-commander-meeting-ucm/.
TNI. (2014). Pertemuan Ke-58 COCC Malindo dan Pertemuan Ke-74 JKLB Malindo. https://tni.mil.id/view-61724-pertemuan-ke-58-cocc-malindo-dan-pertemuan-ke-74-jklb-malindo.html.
TNI AD. (2014). Joint Working Group For Outstanding Boundary Problems Ke-6 Batas Darat RI-Malaysia. https://tniad.mil.id/joint-working-group-for-outstanding-boundary-problems-ke-6-batas-darat-ri-malaysia/.
Tolstoguzov, O., & Pitukhina, M. (2020). Public Diplomacy in Cross-Border Cooperation. In Heritage. IntechOpen.
Tribunews. (2018). Oknum Polisi Diraja Malaysia Tertangkap Selundupkan Miras di Wilayah Perbatasan. https://www.tribunnews.com/regional/2018/10/18/oknum-polisi-diraja-malaysia-tertangkap-selundupkan-miras-di-wilayah-perbatasan.
Ulfa, N., Fimmastuti, D. R., & Rahmah, A. N. N. (2018). Hard and Soft Border Paradigm for Border Governance in Indonesia: A General Review. Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review, 3(1), 81-103.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara
Van Houtum, H., & Van Naerssen, T. (2002). Bordering, ordering and othering. Tijdschrift voor economische en sociale geografie, 93(2), 125-136.
Wangke, H. (ed.). (2017). Kerja Sama Indonesia-Malaysia dalam Pengelolaan Perbatasan di Kalimantan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor.
Watson, A. (2009). The Evolution of International Society: A Comparative Historical Analysis Reissue with a new introduction by Barry Buzan and Richard Little. Routledge. 182-196.




