Ketulusan dan Harapan
Abstract
Meniti hari yang sangat panjang
Mimpi yang hanyut ditelan gelap
Pil pahit harus kutelan
Kau tak bisa menerkamku
Karena ‘ku punya Rabbal Alamin ...
Rasa dan cinta suci itu murni
Asa hambar, hampa dan getir
Terukir duka lara tak terduga
Kau bersuka cita di atas luka
Perih luka menganga disayat-sayat
Terikat tangan dan kaki untuk beranjak
Apakah enak mendustai nurani
Begitu ringan dan sanggup menoreh luka
Menganggap rendah sebuah ikatan suci
Percaya tak percaya ....
Ditikam dengan kesombongan keangkuhan
Duka terburai. Oh harap membeku ....




