Strategi Penggulangan Kemiskinan Berbasis Pluralisme Kesejahteraan: Studi Kasus Program Bedah Rumah Kulon Progo

Authors

  • Muhammad Lukman Hakim
  • Al Fauzi Rahmat

Keywords:

Strategi Kesejahteraan, Bedah Rumah, Kemiskinan

Abstract

Mengapa kemudian persoalan pembangunan kesejahteraan melalui program bedah rumah menjadi teramat penting. Pembangunan kesejahteraan melalui program bedah rumah menjadi teramat penting karena mengingat tentang bagaimana proses kesejahteraan yang di tawarkan melalui konsep kolaborasi dan gotong royong yang mana prinsip gotong royong merupakan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia karena mengingat Persoalan kemiskinan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan juga swasta dimana indonesia adalah negara yang di besarkan melalui asas gotong royong maka sudah sewajarnya apabila urusan kesejahteraan sosial masyarakat menjadi tanggungan bersama-sama dan di bangun berdasarkan nilai-niali gotong royong dan manusiawi.

References

Arlansyah, R. (2017). Analisis Kebijakan Pemerintah dalam Penataan Ruang Kota Berbasis Lingkungan (Studi di Kelurahan Bumi Waras Kota Bandar Lampung).

Batudoka, Z. (2005). Kota Baru dan Aspek Permukiman Mendepan. Jurnal SMARTek, 3(1), 27–36.

Boonyabancha, S. (2005). Baan Mankong: Going to scale with “slum” and squatter upgrading in Thailand. Environment Dan Urbanization, 7(1), 21–46.

Muslim Sabarisman. (2013). Perspektif Komitmen Tim Kerja Dalam Pengembangan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin di Bondowoso. Sosiokonsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial. Vol.18. No 01.

Friedlander, M. L., Escudero, V., Horvath, A. O., Heatherington, L., Cabero, A., & Martens, M. P. (2006). System for observing family therapy alliances: A tool for research and practice. Journal of Counseling Psychology, 53(2)

Heru Sunato, (2014) Modal Sosial, Definisi Konsep-konsep Utama dari Pemikiran Modal Sosial dan Analisi

Suradi, dkk. (2012), Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan: Studi Evaluasi Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni bagi Keluarga Miskin di Perkotaan, Jakarta: Puslitbang Kesejahteraan Sosial.

Mulyadi. (2003). 'Rethinking the Role of Private Sector in Development: The Politics of Corporate Social Responsibility in Indonesia.' Makalah dijasikan pada lnternational Worlcshop about Policy Negotiation, Organized by Korea Dnelopment Institute Schoot of Public Policy and Management, Seoul, December 8-12, 2003

Moreno, L. (2010). Welfare mix, CSR and social citizenship. International Journal of Sociology and Social Policy, 30(11), 683-696.

Shi, S. (2016). The Bounded Welfare Pluralism: Public–Private Partnerships Under Social Management in China. Public Management Review, 19(4), 463-478.

Hatch S, and Mocroft L, Components of Welfare: voluntary organisations, social services and politics in two local authorities, Bedford Square Press/NCVO , 1983.

Supardi, Pengawasan Pelaksanaan Program Bedah Rumah Masyarakat Miskin di Desa Semelagi Besar, Skripsi, Universitas Tanjungpura Pontianak : Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, 2016.

Yuda, T., K., (2016). Memaknai ulang corporate social responsibility: upaya mewujudkan fair responsibility. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 19(3), 200-217.

Peraturan Bupati Kulon Progo tentang Pedoman Pelaksanaan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni Nomor 36 Tahun 201

https://dpu.kulonprogokab.go.id/detil/116/rtlh-kulon-progo

https://kulonprogokab.go.id/v3/portal/web/view_berita/6892/Memupuk-Jiwa-Kegotong-Royongan-Melalui-Program-Bedah-Rumah

https://jogja.tribunnews.com/2018/02/13/potensi-zakat-dari-pns-di-kulonprogo-capai-rp15-miliar-setahun

Published

2020-08-31

Issue

Section

Article Text