PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN MENULIS KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.55314/jcoment.v6i1.917Keywords:
Literasi, Menulis Kreatif, Kearifan Lokal, Pengabdian kepada MasyarakatAbstract
Kemampuan literasi masyarakat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan literasi adalah melalui pelatihan menulis kreatif berbasis kearifan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan menulis kreatif yang mengangkat nilai-nilai budaya dan tradisi lokal, sehingga tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga melestarikan kearifan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan, serta evaluasi hasil karya peserta. Pelatihan diberikan kepada masyarakat umum, termasuk guru, siswa, dan pegiat literasi, dengan pendekatan berbasis praktik yang menekankan eksplorasi cerita rakyat, sejarah daerah, dan ekspresi budaya setempat dalam tulisan kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan dalam keterampilan menulis, kesadaran terhadap kekayaan budaya lokal, serta motivasi dalam mengembangkan karya tulis. Dengan demikian, pelatihan menulis kreatif berbasis kearifan lokal dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya. Program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan direplikasi di berbagai daerah untuk mendukung gerakan literasi nasional.
References
Anderson, M., & Anderson, K. (2003). Text types in English 3. Macmillan.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage.
Dalman, H. (2016). Keterampilan menulis. Rajawali Pers.
Dewi, N. K. (2020). Pengaruh menulis kreatif terhadap keterampilan berbahasa siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 123-135. https://doi.org/xxxx
Emilia, E. (2018). Menulis akademik. Rosda Karya.
Harmer, J. (2004). How to teach writing. Longman.
Kartika, D., & Suryaman, M. (2021). Penggunaan kearifan lokal dalam pembelajaran menulis kreatif. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(1), 45-56.
Krashen, S. D. (2004). The power of reading: Insights from the research (2nd ed.). Heinemann.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi ed.). Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, B. (2014). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi. BPFE-Yogyakarta.
Pateda, M. (2019). Linguistik terapan. Bumi Aksara.
Rahman, A. F. (2021). Pengaruh literasi budaya dalam menulis kreatif siswa. Jurnal Literasi Indonesia, 8(2), 98-110.
Sibarani, R. (2012). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.
Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Sanata Dharma University Press.
Tarigan, H. G. (2008). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Angkasa.
Wahyuni, S. (2020). Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(3), 250-265.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2025 JCOMENT (Journal of Community Empowerment)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.