Implementasi Program Lintas Sektor Dalam Penanganan Stunting Di Kabupaten Sinjai

Authors

  • Yusri Yusri Universitas Muhammadiyah Sinjai
  • Mochamat Nurdin Universitas Muhammadiyah Sinjai
  • Rajamemang Rajamemang Universitas Muhammadiyah Sinjai

DOI:

https://doi.org/10.55314/jcoment.v5i4.863

Keywords:

Implementasi, Program Lintas Sektor, Penanganan Stunting

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan mengetahui bagaimana implementasi program lintas sektor dalam penanganan stunting di Kabupaten Sinjai, serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program lintas sektor dalam penanganan stunting di Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program lintas sektor dalam penanganan stunting di Kabupaten Sinjai dapat dilihat dari adanya program pemerintah seperti pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, penyuluhan dan edukasi, serta pemberian bantuan sosial. Faktor-faktor yang mendukung implementasi Program Lintas Sektor dalam Penanganan Stunting di Kabupaten Sinjai terdiri dari SDM (Sumber Daya Manusia) dan anggaran yang tersedia, pembagian tugas antar sektor yang terlibat. Sedangkan faktor penghambat terdiri dari kurangnya kesadaran masyarakat, penyaluran bantuan untuk anak stunting yang belum merata, dan penanganan stunting yang belum memadai di masing-masing OPD terkait. Implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan kesadaran masyarakat untuk mencari informasi terkait stunting baik sebelum menikah maupun setelah memiliki anak, ikut serta dan melakukan pemeriksaan rutin ke posyandu atau puskesmas terdekat, diharapkan Dinas Sosial menyalurkan bantuan stunting secara merata karena stunting tidak mengenal perbedaan status sosial. Dan diharapkan pemerintah dalam hal penanganan stunting menambah petugas gizi di setiap wilayah di Kabupaten Sinjai.

References

Yunas, N. S., & Nailufar, F. D. (2019). Collaborative governance melalui program kampung KB di Kabupaten Jombang. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 2, 162–173.

Rahmah, Mutia, and M. D. R. (2018). Kebijakan penggunaan dana desa dalam pemberdayaan masyarakat di dusun rantaupandan kecamatan rantaupandan kabupaten bungo provinsi jambi. Jurnal Kebijakan Pemerintahan, 137– 154.

AB, Fitrawati. (2024). Manajemen Sektor Publik. (Cetakan I. CV The Journal Publishing : Yogyakarta.

Hamdi, M. (2014). Kebijakan publik: proses, analisis, dan partisipas. Ghalia Indonesia.

Handayani, Nur, Dede Risa Nurmayanti, and R. N. (2021). Implementasi Kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) Di Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Jurnal Kebijakan Pemerintahan, 32-40.

Hysing, E. (2022). Merancang tata kelola kolaboratif yang sesuai dengan tujuan: membuat teori dukungan kebijakan dan tindakan sukarela untuk keselamatan jalan raya di Swedia. Jurnal Kebijakan Publik, 2, 201-223.

Abdul Wahab, S. (2012). Analisa Kebijakan Dari Formulasi Kebijaksanaan Implementasi Kebijakan Negara. Bumi Aksara.

Kjøndal, Kjerstin, dan J. T. (2022). Dinamika tata kelola lembaga: Bukti dari sektor keselamatan nuklir. Kebijakan Dan Administrasi Publik, 4, 387– 409.

Millner, R., & Meyer, M. (2022). Tata kelola kolaboratif dalam Obligasi Dampak Sosial: menyelaraskan kepentingan dalam akuntabilitas yang berbeda. Tinjauan Manajemen Publik, 5, 729–751.

Rafiudin, M., Agustino, L., & Haris, D. M. (2016). Implementasi Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak. Doctoral Dissertation, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Solichin, A. W. (1991). Teori Implementasi.

Suharto, E. (2010). Analisis Kebijakan Publik, Panduan Praktis Mengkaji Kebijakan Sosial. Penerbit Alfabeta.

Van Dijck, C., & Steen, T. (2023). Tekanan tersembunyi: pengaruh politisi terhadap proyek inovasi kolaboratif. Tinjauan Internasional Ilmu Administrasi, 4, 996–1011.

Van Meter, Donald S., dan C. E. V. H. (1975). “Proses implementasi kebijakan: Sebuah kerangka konseptual.” Administrasi & masyarakat.

Winarno, B. (2012). Kebijakan publik: teori, proses, dan studi kasus: edisi dan revisi terbaru. Center For Academic Publishing Service.

https://panjatan.kulonprogokab.go.id/detil/871/pentingnya-peran-lintas-sektor- dalam-cegah-kasus-stunting (Adminpanjatan, 5 Oktober 2024)

http://dinkes.kapuashulukab.go.id/detil_info/114 (Puskesmas Selimbau, 5 Oktober 2024)

https://kesehatan.jogjakota.go.id/berita/id/489/menggandeng-lintas-program-dan- lintas-sektor-dalam-pelaksanaan-workshop-aksi-bergizi/ (Tim website Dinkes Yogyakarta, 1 Oktober 2024)

https://cegahstunting.id/intervensi/ (Diakses pada 24 Agustus 2024)

https://gizikia.kemkes.go.id/assets/file/pedoman/pedoman-proses-asuhan-gizi.pdf (Doddy Izwardy, 6 Juli 2024)

https://babelprov.go.id/artikel_detil/penanggulangan-stunting-melalui-pendekatan-lintas-sektor (Novita Frahesti Ade Wijaya, 6 Juli 2024)

Published

2024-12-21