EVALUASI PENERAPAN SIMPUS DENGAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DI PUSKESMAS PATUK 1

Authors

  • Andhy Sulistyo Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia
  • Hendra Rohman Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia
  • Nurhidayati Nurhidayati Politeknik Kesehatan Bhakti Setya Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55314/jcoment.v2i3.322

Keywords:

Evaluasi sistem, TAM, SIMRS

Abstract

Penerapan SIMPUS di Puskesmas Patuk 1 masih mengalami hambatan yaitu kekurangan jumlah komputer yang belum memadai mengakibatkan pengentrian data pasien terganggu karena harus bergantian dalam mengetrikan data-data pasien, tampilan SIMPUS tidak mudah digunakan karena pada saat pengetryan masih kesulitan dalam entry alamat desa pada menu pendaftaran. Tujuan, mengetahui persepsi kemudahan penggunaan SIMPUS, mengetahui persepsi kemanfaatan penggunaan SIMPUS, serta mengetahui pengaruh antara persepsi kemudahandan persepsi kemanfaatan penggunaan SIMPUS. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan dan penelitian dengan menggunakan studi dokumentasi, observasi dan kuesioner tertutup. Teknik analisis data berupa analisis stastistik deskriptif dan analisis stastistik non parametris. Populasi subjek adalah 20 orang petugas yang menggunakan SIMPUS dan populasi objeknya adalah penggunaan SIMPUS Jojok. Hasil, tingkat persetujuan responden terhadap persepsi kemudahan penggunaan SIMPUS adalah 80,5%. Sedangkan tingkat persetujuan responden terhadap persepsi kemanfaatan penggunaan SIMPUS 81%. Uji kendall tau didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi kemudahandan persepsi kemanfaatan dengan nilai 0,003. Kesimpulan, pengguna SIMPUS di Puskesmas Patuk 1 telah mempercayai persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan penggunaan SIMPUS, serta adanya pengaruh yang signifikan antara persepsi kemudahan dan persepsi kemanfaatan pada penggunaan SIMPUS di Puskesmas Patuk 1.

References

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek edisi revisi 2010. Jakarta: Rinika Cipta.

Haerudin, H., Rohman, H., & Susilowati, E. (2018). Pengaruh Implementasi Electronic Medical Record Terhadap Beban Kerja Petugas Filing. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 6(2), 129-134.

Depkes. Kategori Umur Menurut Depkes RI (2009). Dep Kesehat RI. 2009.

Hatta, Gemala R. 2013. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan Di sarana Pelayanan Kesehatan.

PERMENKES. RI. No. 269/Menkes/Per/III/2008, Tentang Rekam Medis.

PERMENKES No. 75 2014, Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

Rohman, H., & Wulandari, M. (2019). Sistem Informasi Manajemen Rawat Jalan Di Klinik Pratama: Surat Keterangan Medis, Laporan Kunjungan Pasien, Obat, Pembayaran. Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak, 1(2).

Rohman, H., & Agnia, E. (2019). Pelaporan Posyandu Lansia Puskesmas Banguntapan III: Perancangan Sistem Informasi Berbasis Web. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 7(2), 44-53.

Rohman, H., Prabawati, B. C., & Anaskhan, A. S. (2019). Pembangunan Sistem Informasi Pendaftaran Rawat Jalan Klinik Pratama Harapan Sehat Berbasis Web. SMIKNAS, 12-22.

Rohman, H., Dewi, C. W. P., & Nuswantoro, M. R. (2019). Perancangan Sistem Informasi Pendaftaran Rawat Jalan Berbasis Web Di Klinik Pratama Patalan. SMIKNAS, 23-31.

Rohman, H., Rahmasari, N. I., & Nurhaningrum, Y. (2020). Perancangan Sistem Informasi Pendaftaran Berbasis Microsoft Access Di Klinik Pratama Umum Pelita Hati Banguntapan. Prosiding" Inovasi Teknologi Informasi Untuk Mendukung Kerja PMIK Dalam Rangka Kendali Biaya Di Fasyankes".

Venkatesh, 2003. user Acceptance of Information Technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, Vol 27, No 3.

Wibowo, A. 2006. Kajian Tentang Prilaku Pengguna Sistem Informasi dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Jakarta: Publikasi Universitas Budi Luhur Fakultas Teknologi Informasi.

Published

2021-11-24