Peningkatan Ketahanan Lingkungan Berbasis Komunitas Ekoliterasi di Dusun Kanoman, Sleman, DI Yogyakarta

Authors

  • Bachtiar Dwi Kurniawan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • David Efendi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Alni Fitriyani

DOI:

https://doi.org/10.55314/jcoment.v6i4.1069

Keywords:

Ketahanan Lingkungan, Ekoliterasi, Tanaman Obat Keluarga (TOGA), 3R (Reuse Reduce Recycle), Environmental Resilience, Ecoliteracy, Medical Plants

Abstract

Dusun Kanoman yang berlokasi di Kabupaten Sleman memiliki warga yang peka terhadap keberlanjutan (sustainability). Warga dusun secara kolektif melakukan giat kerja bakti dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Namun terdapat beberapa permasalahan pada kesadaran anak-anak dan administrasi TOGA yang belum terbentuk. Sehingga dibuat kegiatan yang bertujuan meningkatkan ketahanan lingkungan berbasis komunitas melalui program ekoliterasi dan training administrasi di Dusun Kanoman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, outbound dan workshop yang melibatkan anak-anak, remaja, pemuda dan ibu-ibu PKK. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan, pengelolaan sampah, serta pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Hasil dari kegiatan menunjukkan dampak positif, di mana anak-anak menjadi lebih kreatif dan produktif, serta terdapat peningkatan dalam administrasi TOGA. Diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan secara bertahap untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan komunitas.

References

Amanah, S. (2007). Makna Penyuluhan dan Transformasi Perilaku Manusia. Jurnal Penyuluhan, 3(1). https://journal.ipb.ac.id/jupe/article/view/2152

Dillon, J. (2010). On Learners and Learning in Environmental Education : Missing theories, ignored communities. October 2014, 37–41. https://doi.org/10.1080/13504620303480

Falah, N. (2014). Efektivitas Out Bound Sebagai Metode Pembelajaran (Studi Pada Out Bound Mahasiswa Jurusan BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta). Jurnal Hisbah, 11(1). https://media.neliti.com/media/publications/80063-ID-efektivitas-out-bound-sebagai-metode-pem.pdf

Febriani, R., Farihah, U., & Nasution, N. E. A. (2019). Adiwiyata School : An environmental care program as an effort to develop Indonesian students ’ ecological literacy. Journal of Physics: Conference Series, 1–8. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1563/1/012062

Hamzah, S. (2013). Pendidikan Lingkungan: Sekelumit Wawasan Pengantar.

McBride, B. B., Brewer, C. A., Berkowitz, A. R., & Borrie, W. T. (2013). Environmental literacy , ecological literacy , ecoliteracy : What do we mean and how did we get here ? Ecosphere, 4(5), 1–20.

Mulyati, T. (2021). Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SD Negeri 005 Simpang Raya Kecamatan Singingi Hilir Tahun Pelajaran 2018/2019. Elementary: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 1(2). https://jurnalp4i.com/index.php/elementary/article/download/133/127

Noviana, E., Supentri, Hidayati, R., & Huda, M. N. (2018). Why Do Students Need to Establish Ecoliteracy ? Why Do Students Need to Establish Ecoliteracy ? Journal of Teaching and Learning in Elementary Education, 1(2), 69–74. https://doi.org/10.33578/jtlee.v1i2.5874

Purnama, B. J. (2022). Workshop Teknik Kelompok sebagai Strategi Efektif Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Instrumen Penilaian. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 7(3). https://www.researchgate.net/publication/362725200_Workshop_Teknik_Kelompok_sebagai_Strategi_Efektif_Meningkatkan_Kompetensi_Guru_dalam_Penyusunan_Instrumen_Penilaian

Scoullos, M., Alampei, A., & Malotidi, V. (2004). THE METHODOLOGICAL FRAMEWORK OF THE DEVELOPMENT “ WATER IN THE MEDITERRANEAN .” Chemistry Education: Research and Practice, 5(2), 185–206.

Suprayekti, & Anggraeni, S. D. (2017). Pelaksanaan Program Workshop “Belajar Efektif” untuk Orang Tua. Jurnal Imliah VISI PGTK PAUD Dan DIKMAS, 12(2). https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jiv/article/view/5111

Published

2025-12-24