Peran WALHI Sumatera Selatan dalam Mengadvokasi Masalah Banjir di Kota Palembang Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.55314/tsg.v6i1.897Keywords:
Banjir, Kebijakan publik, Gerakan sosial, WALHI SumselAbstract
Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana alam, termasuk banjir, yang menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup manusia. Indonesia sebagai negara kepulauan dengan curah hujan tinggi dan banyak sungai besar, memiliki tingkat risiko bencana yang tinggi. Kota Palembang sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan rentan terhadap banjir karena faktor alam dan aktivitas manusia. Alih fungsi lahan, urbanisasi yang tidak terkendali, dan kurangnya kesadaran masyarakat menjadi faktor yang memperparah risiko banjir di kota tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gerakan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI SUMSEL) dalam mengadvokasi isu banjir di Kota Palembang tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WALHI SUMSEL berperan aktif dalam mengadvokasi kebijakan pemerintah, melakukan edukasi masyarakat, dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi WALHI SUMSEL dalam mengatasi masalah banjir di Kota Palembang, serta dampak dari advokasi yang telah dilakukan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa WALHI SUMSEL telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, dan mendorong pemerintah untuk lebih tanggap dalam menangani banjir, meskipun belum sepenuhnya maksimal. Berdasarkan hasil penelitian, disusunlah rekomendasi kebijakan dan strategi advokasi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah banjir di Kota Palembang secara berkelanjutan.
References
Anwar, Y. … Setyasih, I. (2022). Dampak Bencana Banjir Terhadap Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 9(1), 40–48. https://doi.org/10.20527/jpg.v9i1.12457
Balahanti, R. … Gosal, P. H. (2023). Analisis Tingkat Kerentanan Banjir Di Kecamatan Singkil Kota Manado. Jurnal Spasial, 11, 69–79.
Frege, I. A. … Zennig, K. (2023). WorldRiskReport 2023.
Muliyah, TP, Aminatun, D., Nasution, SS, & Hastomo, T. (2020). Setiana Sri Wahyuni Sitepu. Irigasi dan Drainase , 7 (2).
Pratiwi, Z. N., & Santosa, P. B. (2021). Pemodelan Banjir dan Visualisasi Genangan Banjir untuk Mitigasi Bencana di Kali Kasin, Kelurahan Bareng, Kota Malang. JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 4(1), 56. https://doi.org/10.22146/jgise.56525
Purwoko, A. … Putro, S. (2015). Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Tentang Resiko Bencana Banjir Terhadap Kesiapsiagaan Remaja Usia 15-18 Tahun Dalam Menghadapi Bencana Banjir di Kelurahan Pedurungan Kidul Kota Semarang. Jurnal Geografi, 12(2), 215–221.
Risal, S. … Djaja, S. (2017). Analisis Dampak Kebijakan Pertambangan terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Makroman. Jurnal Administrative Reform (JAR), 1(3), 516–530. https://doi.org/10.30872/JAR.V1I3.482
Santri … Utama, S. (2020). Dampak sosial ekonomi dan estimasi kerugian ekonomi akibat banjir di kelurahan rawa makmur Kota Bengkulu. Naturalis - Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Linkungan, 9(2), 77–84.
Wahyudin, Uud. 2017. “Strategi Komunikasi Lingkungan Dalam Membangun.” Jurnal Common 1(2): 130–34. https://ojs.unikom.ac.id/index.php/common/article/download/576/425.
Jayawardana, H. B. A, Fatma, Sarie, Muhamad, Agil, Syifa, Saputra, Rina Sugiarti Dwi, Gita, Nururrahmah, Hammado, Tarzan, Purnomo, et al. 2023. Ilmu Lingkungan Ilmu Lingkungan.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2025 TheJournalish: Social and Government

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Thejournalish: Social and Government This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



