Optimalisasi Peran Korem 151/Binaiya Dalam Pengamanan Pulau-Pulau Kecil Terluar

Authors

  • Hamanja Hasan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat
  • Tri Partono Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat
  • Berlian Putra Kusuma Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat
  • Waluyo Zulfikar Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat

DOI:

https://doi.org/10.55314/tsg.v5i3.806

Keywords:

militer, operasi militer, pertahanan, pulau terluar

Abstract

Pulau kecil dan terluar memiliki peran strategis dalam pertahanan nasional. Komando Resor Militer 151/Binaiya memegang komando dalam pengamanan pulau kecil terluar di kawasan timur indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi Komando Resor Militer 151/Binaiya dalam melaksanakan pengamanan pulau kecil terluar wilayah kerjanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan sumber data sekunder. teknis analisis data pada penelitian menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi oleh satuan tugas pengamanan pulau terluar dibawah komando Korem 151/Binaiya diantaranya ancaman kejahatan internasional. Kebijakan dan sistem yang belum terintegrasi dan rendahnya partisipasi masyarakat. pada sisi teknis operasional kendala yang dihadapi meliputi sistem seleksi dan standar kompetensi yang belum tersedia, belum adanya program pra-penugasan, fasilitas pos pengamanan yang belum memadai, sistem penjagaan yang belum terstruktur dan terkoordinasi. Strategi optimalisasi dilakukan dengan pendekatan eksternal yang berfokus pada perubahan aspek kebijakan dan strategi integrasi serta pendekatan internal yang difokuskan pada perbaikan tata kelola pembenahan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya personil dan sistem operasi yang memadai.

References

Agoes., E. R. (2011). Indonesia: Problem Encountered in Some Unresolved Boundaries and the Outermost Island Issues. Indonesian Journal of International Law, 9(1). https://doi.org/10.17304/ijil.vol9.1.333

Antara. (2021). All eyes on new TNI commander Andika Perkasa. Antara Indonesia News Agency.

Arif, M., & Kurniawan, Y. (2018). Strategic Culture and Indonesian Maritime Security. Asia and the Pacific Policy Studies, 5.

Avanesyan, M. (2023). The Role of Nuclear and Renewable Energy in Ensuring the Energy Security of Türkiye in the Face of New Challenges of Geo-economic Development. Journal of Political Science: Bulletin of Yerevan University, 2(2(5)), 34–55. https://doi.org/10.46991/jops/2023.2.5.034

B. Miles, M., & Huberman, M. (1994). Qualitative Data Analysis.

Case, P. A., Of, S., & Fields, K. (2022). Indonesia Sea Defense Strategy in Overcoming Maritime Threats. International Journal of Education and Social Science Research, 5(5), 424–465.

Dabova, E. L. (2013). Non-traditional security threats in the border areas: Terrorism, piracy, environmental degradation in southeast Asian maritime domain. International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences - ISPRS Archives, 40(4W3), 51–56. https://doi.org/10.5194/isprsarchives-XL-4-W3-51-2013

Darmono, B. (2010). Konsep dan Sistem Keamanan Nasional Indonesia. Jurnal Ketaanan Nasional, XV(1).

Devence Review Asia. (2023). Indonesia defense expenditure to reach $9.7 billion by 2028. Devence Review Asia.

Disjarah TNI AD. (2012). Peranan TNI AD dalam Pengamanan Perbatasan NKRI. Dinas Sejarah TNI Angkatan Darat.

Grahadyarini, B. L. (2021). Pelanggaran Batas Wilayah Masih Terus Berlangsung. Kompas.Id.

Greenless, D. (2022). Indonesia’s Biggest Military Challenge? The Budget. The National Interest.

Harruma, I. (2022). Masalah-Masalah di Wilayah Perbatasan Indonesia dan Upaya Mengatasinya. Kompas.Com. https://doi.org/https://nasional.kompas.com/read/2022/06/06/00050061/masalah-masalah-di-wilayah-perbatasan-indonesia-dan-upaya-mengatasinya?page=all

Korem 151 Binaiya. (2024). Profil Komando Resor Militer 151/Binaiya. Korem 151 Binaiya. https://korem151.tni-ad.mil.id/about-us/

Kusuma, W., & Kurnia, A. C. (2022). Kerentanan Pulau Terluar Dalam Menjaga Kedaulatan Negara Dalam Kerangka Hukum Laut Internasional. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(3), 447–458. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i3.447-458

Lay, C., & Astrina, A. (2020). The Limits of the Multiple Institutionalization of Border Control: A Case Study of Immigration, Customs, and the Indonesian Maritime Security Agency in Batam, Indonesia. Pacific Affair, 93.

Lin, G. E. (2018). Non-Traditional Security Dilemmas: Can Military Operations other than War Intensify Security Competition in Asia? Asian Security, 14(3). https://doi.org/10.1080/14799855.2017.1414044

Manuputty, A., Patittingi, F., & Ashri, M. (2015). The Existence Of Leading Islands Securing and The Border Areas Unitary State Of Indonesia (An Analysis In Law Perspective). International Journal of Scientific and Technology Research, 4(12), 89–92.

Marjavaara, R. (2007). Island Studies Journal ,. Island Studies Journal, 2(1), 27–46.

Maulana, L. (2024). Ancaman Keamanan Maritim Mengintai, RI Perlu Waspada. Katadata.Co.Id.

Moleong, L. . (2017). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.

Naibaho, D. Y. S. (2022). Marine Defense Strategy With Military Base Development on the Outside Island As a Leading Defense and Defense Mobility. Jurnal Strategi Pertahanan Laut, 8(1), 74. https://doi.org/10.33172/spl.v8i1.1042

Nainggolan, A. S. P., Setyoko, B., & Marihot. (2021). Optimalisasi Peran Satgas TNI Guna Meningkatkan Pemberdayaan Pulau Terluar Indonesia Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 2(1), 126–140. https://doi.org/10.46306/jabb.v2i1.98

Negeri, K. L. (2018). Sekilas tentang Indonesia. Kementerian Luar Negeri.

Ningsih, T. G., Rudiawan, B., & Sianturi, D. (2023). Community Empowerment in Outermost Small Islands in Maintaining Territorial Integrity and Realizing Indonesian Maritime Defense. AURELIA: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 732–737. https://doi.org/10.57235/aurelia.v2i2.320

Nugraha, A. (2023). Pemanfaatan dan Pembangunan Pulau-Pulau Kecil Terluar Sebagai Strategi Memperkuat Pertahanan, Keamanan dan Kedaulatan Maritim. Simbur Cahaya, XXX(2), 272–300. https://doi.org/10.28946/sc.v30i2.2858

Presiden Republik Indonesia. (2017). Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar. In https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/57400/keppres-no-6-tahun-2017.

Undang-Undang RI Nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, (2004).

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 43 TAHUN 2008 TENTANG WILAYAH NEGARA, (2008).

Sasmini. (2009). Pengelolaan dan Pengamanan Pulau-Pulau Terluar Indonesia. Universitas Sebelas Maret. https://sasmini.staff.uns.ac.id/2009/11/03/pengelolaan-dan-pengamanan-pulau-pulau-terluar-indonesia/

Stratsea. (2024). Security vs. Militarization: The Debate Over Kodam Expansion. Stratsea.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Tehupuring, C. (2023). 147 Personil Satgas Pam Puter Maluku Diberangkatkan. RRI. https://www.rri.co.id/daerah/286638/147-personil-satgas-pam-puter-maluku-diberangkatkan

Yarger, H. (2006). Strategic Theory for the 21st Century: The Little Book on Big Strategy.

Published

2024-09-11