Pengaruh Komitmen Dan Efikasi Diri Terhadap Kepuasan Kerja Pada Pendamping Desa Di Kecamatan Rangkasbitung

Authors

  • Wandi S Assayid Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

DOI:

https://doi.org/10.55314/tsg.v5i3.794

Keywords:

Komitmen, Efikasi Diri, Kepuasan Kerja;, Pendamping Desa, Rangkasbitung

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komitmen dan efikasi diri terhadap kepuasan kerja pada pendamping desa di Kecamatan Rangkasbitung. Komitmen dan efikasi diri dianggap sebagai faktor penting yang mempengaruhi bagaimana pendamping desa merasakan kepuasan dalam pekerjaan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 100 pendamping desa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat komitmen, efikasi diri, dan kepuasan kerja. Analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linier berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel-variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen dan efikasi diri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan komitmen dan efikasi diri dapat meningkatkan kepuasan kerja pendamping desa. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola program pendampingan desa untuk fokus pada pengembangan aspek-aspek tersebut guna meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pendamping desa.

References

Meyer, J.P., & Allen, N.J. (1991).A three-component conceptualization of organizational commitment*. Human Resource Management Review, 1(1), 61-89.

Mowday, R.T., Steers, R.M., & Porter, L.W. (1979). The measurement of organizational commitment. Journal of Vocational Behavior, 14(2), 224-247.

Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191-215.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman and Company.

Locke, E.A. (1976). The nature and causes of job satisfaction. In M.D. Dunnette (Ed.), Handbook of Industrial and Organizational Psychology (pp. 1297-1349). Rand McNally.

Judge, T.A., & Bono, J.E. (2001). Relationship of core self-evaluations traits—self-esteem, generalised self-efficacy, locus of control, and emotional stability—with job satisfaction and job performance: A meta-analysis. Journal of Applied Psychology, 86(1), 80-92.

Schunk, D.H., & Pajares, F. (2002). The development of academic self-efficacy. In A. Wigfield & J. Eccles (Eds.), Development of achievement motivation (pp. 16-31). Academic Press.

Choi, S.L. (2009). Organizational commitment and job satisfaction in the public sector*. Public Personnel Management, 38(1), 1-18.

Griffiths, A., Loma, C., & Jones, M. (2007). Job satisfaction and work environment: A review of literature. International Journal of Human Resource Management, 18(9), 1853-1870.

Nasution, A., & Hasibuan, A. (2020). Pengaruh komitmen kerja terhadap motivasi dan kepuasan kerja pendamping desa. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 10(1), 55-70.

Pratama, R., & Utami, H. (2019). Efikasi diri sebagai mediator antara motivasi dan kepuasan kerja pada pendamping desa. Jurnal Psikologi dan Kesejahteraan, 15(2), 102-115.

Lestari, D., & Sari, R. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja pendamping desa di Kecamatan Rangkasbitung. Jurnal Pembangunan Desa, 12(3), 185-199

Published

2024-08-15