Strategi Pengembangan Pertanian Berkelanjutan: Optimalisasi Smart Greenhouse Di Kabupaten Mojokerto Melalui Penggunaan Agri-Voltaic
DOI:
https://doi.org/10.55314/tsg.v4i5.621Keywords:
-Abstract
Perjanjian Paris bertujuan mengatasi perubahan iklim global dengan mengurangi emisi gas rumah kaca yang diintegrasikan dengan transisi energi. Transisi energi harus mempertimbangkan pentingnya mengatasi dampak sosial dan ekonomi secara global. Selain itu, penekanan diberikan pada pentingnya energi dalam sektor pertanian dan penggunaan energi baru terbarukan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Tulisan ini menggambarkan kompleksitas hubungan antara energi dan pertanian berkelanjutan serta pentingnya integrasi energi baru terbarukan dalam sistem pertanian untuk mencapai pertanian berkelanjutan yang dianalisis dengan metode deskriptif analisis. Penggunaan energi baru terbarukan agri-voltaic pada smart greenhouse di Mojokerto menjadi langkah yang efektif untuk mencapai pertanian yang lebih efisien energi dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang benar, teknologi ini dapat memainkan peran kunci dalam menyediakan makanan yang berkelanjutan, mengurangi emisi, dan meminimalkan dampak lingkungan. Dengan dukungan dan investasi yang tepat, smart greenhouse dapat menjadi bagian integral dari solusi global untuk tantangan pertanian dan energi dalam mewujudkan transisi energi berkelanjutan di sektor dalam mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan dan ketahanan energi. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan ketahanan energi.
References
Al Huda, A. K. N. (2023). TRANSISI ENERGI DI INDONESIA: OVERVIEW & CHALLENGES. Buletin Pertamina, 9(2), 49.
IRENA. (2021). An inclusive multi-stakeholder climate finance solution to advance the Global Energy Transition Capital Mobilization to Accelerate the Energy Transition. June.
IRENA. (2022). Renewable energy for agriculture: Insights from Southeast Asia. https://www.irena.org/publications/2022/Jun/Renewable-energy-for-agriculture-Insights-from-Southeast-Asia
IRENA, & FAO. (2021). Renewable Energy and Agri-food Systems: Advancing Energy and Food Security towards Sustainable Development Goals. In Renewable Energy and Agri-food Systems: Advancing Energy and Food Security towards Sustainable Development Goals. https://doi.org/10.4060/cb7433en
National Center for Education Evaluation and Regional Assistance. (2017). Agrivoltaics: Opportunities for Agriculture and the Energy Transition: a guideline for Germany. Fraunhofer Institute for Solar Energy Systems ISE. April, 1–76. https://www.ise.fraunhofer.de/content/dam/ise/en/documents/publications/studies/APV-Guideline.pdf
Sulistyono, N. B. E. (2019). Sistem Pertanian Terpadu yang Berkelanjutan. UMM Press., 1.
Syahrullah, S., & Sau, T. (2023). PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN PRODUKTIVITAS CABAI KELOMPOK PETANI BERBASIS PENERAPAN AGRI-VOLTAIC: IMPLEMENTASI MITIGASI PERUBAHAN IKLIM. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 61–67.
Wardana, D. A. (2023). Pengaturan Hukum tentang Pemanfaatan Biogas Sebagai Energi Terbarukan Dalam Mendorong Ekonomi Hijau (Green Economy) di Indonesia. JURNAL BEVINDING, 1(05), 27–42.
Yasmin, S. Y., Jauhari, H., & Rayhan, A. (2023). PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN MELALUI AUTOMATIC SOLAR HYDROPONIC UNTUK MENGOPTIMALKAN AGRI-VOLTAIC DI DESA PONTANG LEGON. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(1), 98–108.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2023 TheJournalish: Social and Government

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Thejournalish: Social and Government This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



