Rencana Reklamasi Pit Lake Tambang melalui Konsep Budidaya Padi Apung menuju Food Security di Era VUCA

Authors

  • Nurmaya Arofah
  • Sofatunida Sofatunida UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55314/tsg.v4i5.610

Keywords:

Budidaya Padi Apung, Ketahanan Pangan, Pit Lake Tambang

Abstract

Pertanian merupakan salah satu sektor yang dijadikan sebagai energi utama dan hal yang vital dalam penyediaan bahan pangan di Indonesia. Namun, saat ini penyusutan luas areal pertanian di Indonesia terus terjadi akibat semakin meningkatnya jumlah penduduk Indonesia dan juga adanya alih fungsi lahan ke non-pertanian. Tujuan penelitian ini adalah memberikan inovasi terkait permasalah penyempitan lahan, dengan menggunakan konsep budidaya padi terapung yang memanfaatkan lahan bekas tambang pasir dan kerikil di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Rencana reklamasi dengan konsep budidaya padi apung yaitu bentuk adaptasi terhadap ketersediaan lahan persawahan yang semaakin terdegradasi. Dimana bibit padi ditanam diatas rakit dengan jarak 30 x 30 dan dengan menggunakan pupuk organik. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sekunder yang diperoleh dari tahapan pengumpulan data, selanjutnya dianalisis, proses analisis ini terdiri dari tahapan reduksi, penggabungan, dan konklusi. Hasil penelitian didapatkan data uji laboratorium berdasarkan 6 parameter yaitu TDS sebesar 60 mg/h, EC 130  , Ph 7.1, Suhu 31.2  , Salinitas 0.5 % dan Turbidity 1.958 FTU. Sehingga berdasarkan pengujian menggunakan alat Water Quality Tester, Turbidimeter dan Refractometer, sampel air pit lake tambang masuk ke dalam golongan D, yang bisa digunakan untuk pertanian.

References

Adinata. 92012). Petunjuk Teknis Padi Apung. Ikatan Petani Pengendalian Hama Terpadu Indonesia, Pangandaran

Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi. (2022). Available at: laporan EKONOMI. Accessed: 02 October 2023).

Assaduzzaman. (2004). Floating Agriculture in the Flood-Prone or Submerged Areas in Bangladesh (Southern Regions of Bangladesh). Bangladesh Rescource Centre for Indigenous Knowledge (BARCIK). Dhaka, Bangladesh.

Badan Pangan Nasional. (2022). Indeks Ketahanan Pangan Tahun 2022. Available at: Buku Indeks Ketahanan Pangan 2022 Signed.pdf (badanpangan.go.id). (Accessed: 03 October 2023).

Erwandari. (2017). Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan di Provinsi Riau. eJurnal Ilmu Hubungan internasional, 5(3), 875-888.

Hidayat & Noor. (2020). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi terhadap Alih Fungsi Lahan di kota Samarinda. Inovasi, 16(2), 299-308.

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2022). Statistik Konsumsi Pangan Tahun 2022. Buku_Statistik_Konsumsi_2022.pdf (pertanian.go.id). (Accessed: 03 October 2023).

Situmorang & Lubis. (2017). Analisis Kualitas Air Sumur Bor berdasarkan Parameter Fisika dan Parameter Kimia di desa Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan. Einstein E-Journal, 5(1)

Tan. (2007). Community Activities Contribution to Water Environment Conservation of Inle Lake. Union of Myanmar Ministry of Agriculture and Irrigation, Irrigation Department. Myanmar.

Umah Anisatul. (2021) Thousands of Unreclaimed Mine Pits Here’s the SDM Data. Available at:https://www.cnbcindonesia.com/news/20210129141759-4-219673/ribuan-lubang-tam bang-ta. (Accessed: 03 October 2023).

Published

2023-11-05