Pertumbuhan Dan Kandungan Lipid Mikroalga Yang Dikultur Menggunakan Pupuk Walne Dan Ekstraksi Menggunakan Metode Microwave Assisted Extraction Sebagai Bahan Baku Biofuel Yang Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.55314/tsg.v4i5.605Keywords:
C. vulgaris, Nannochloropsis sp., T. chuii, Media Walne, Pertumbuhan, Kandungan LipidAbstract
Mikroalga adalah salah satu bahan baku bio-fuel generasi ketiga yang potensi untuk dikembangkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kandungan lipid mikroalga yang dikultur menggunakan pupuk Walne dan diekstraksi menggunakan metode microve assisted extraction. Kultur mikroalga terdiri dari 3 perlakuan yaitu mikroalga jenis Chlorella vulgaris, Nannochloropsis sp. dan Tetraselmis chuii dalam media Walne dengan 3 kali ulangan. Kepadatan sel awal kultur mikroalga adalah 10 x 104 sel.mL¯¹. Kultur dilakukan selama 8 hari dengan menghitung kepadatan setiap 2 hari sekali menggunakan improved neubeur haemocytometer. Salinitas media kultur adalah 32 psu dengan intensitas cahaya 19.03 µmol m−2 s−1, pH 8 dan 12:12 fotoperiod. Pemamanen dilakukan dengan menambahkan etanol 10 mL ke dalam kultur mikroalga kemudian dikeringkan selama 1 hari, selanjutnya ditimbang beratnya dan dilakukan analisis lipid menggunakan microwave dengan daya 450 watt. Pertumbuhan dari ketiga jenis mikroalga yang tertinggi pada Nannochloropsis sp. sebesar 165,1 x 104 sel.mL¯¹, sedangkan pertumbuhan sel terendah pada C. vulgaris 31,01 x 104 sel.mL¯¹. Kandungan lipid mikroalga yang tertinggi terdapat pada T. chuii sebesar 37,44 %, sedangkan kadar lipid terendah terdapat pada C. vulgaris sebesar 23,07%. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstraksi mikroalga hijau menggunakan microwave dengan daya rendah mampu menghasilkan lipid yang cukup tinggi.
References
Amanatin, D.R., & Nurhidayati, T. (2013). Pengaruh Kombinasi Konsentrasi Media Ekstrak Tauge (MET) dengan Pupuk Urea Terhadap Kadar Protein Spirulina sp. Jurnal Sains dan Seni Pomits, 2(2), 2–5.
Amini, S., & Syamdidi. (2006). Konsentrasi Unsur Hara Pada Media dan Pertumbuhan Chlorella vulgaris dengan Pupuk Anorganik Teknis dan Analis. Jurnal Perikanan, 8(2), 201–206. Https://Doi.Org/10.22146/Jfs.141
Arifah, S. (2014). Studi Kemampuan Nannochloropsis sp. dan Chlorella sp. Sebagai Agen Bioremediasi Logam Berat Merkuri (Hg) dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan. Skripsi. Universitas Airlangga.
Assadad, L., Utomo, B.S.B., & Sari, R.N. (2010). Pemanfaatan Mikroalga Sebagai Bahan Baku Bioetanol. Jurnal Squalen, 5(2), 51–58.
Barqi, W.S. (2014). Pengambilan Minyak Mikroalga Chlorella sp. dengan Metode Microwave Assisted Extraction. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 4(1), 34–41.
Https://Doi.Org/10.15294/Jbat.V3i1.5764
Basmal, J. (2008). Peluang dan Tantangan Produksi Mikroalga Sebagai Biofuel. Jurnal Squalen, 3(1), 34–39.
Bintari, Y.R., & Elyani, H. (2017). Ekstraksi Senyawa Bioaktif dari Cladophora sp. dengan Metode Solvent Free Microwave Assisted Extraction (SFMAE). Journal Of Islamic Medicine Research, 1(1), 1–11.
Chen, C.Y., Yeh, K.L., Aisyah, R., Lee, D.J., & Chang, J.S. (2011). Cultivation, Photobioreactor Design and Harvesting of Microalgae for Biodiesel Production: A Critical Review. Bioresource Technology, 102(1), 71–81. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2010.06.159
Chilmawati, D., & Suminto. (2008). Penggunaan Media Kultur yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Chlorella sp. Jurnal Saintek Perikanan, 4(1), 42–49.
Https://Doi.Org/10.14710/Ijfst.4.1.42-49
Darsi, R., Supriadi, A., & Sasanti, A.D. (2012). Karakteristik Kimiawi dan Potensi Pemanfaatan Dunaliella salina dan Nannochloropsis sp. Journal Fishtech, 1(1), 14–25. Https://Www.Neliti.Com/Id/Publications/60990
Dayanto, L. B. D., Diantari, R., & Hudaidah, S. (2013). Pemanfaatan Pupuk Cair TNF® untuk Budidaya Nannochloropsis sp. Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, 2(1), 1–6.
Devita, I., Isnaini, & Diansyah, G. (2018). Kultivasi Mikroalga Chaetoceros sp. dan Spirulina sp. untuk Potensi Biodiesel. Jurnal Maspari, 10(2), 123–130.
Djunaedi, A. (2015). Produksi Biomassa Mikroalga (Tetraselmis chuii) dengan Sistem Pemanenan Berbeda. Jurnal Kelautan Tropis, 18(2), 107–111.
Elystia, S., Lestari, A.S., & Muria, S.R. (2019). Peningkatan Kandungan Lipid dan Biomassa Mikroalga Scenedesmus sp. dari Media Kultivasi Limbah Cair Tahu Sebagai Bahan Baku Biodiesel. Jurnal Teknik Lingkungan, 5(2), 19–28.
Ermavitalini, D., Dwirejeki, S., Nurhatika, S., & Saputro, T.B. (2019). Pengaruh Kombinasi
Cekaman Nitrogen dan Fotoperiode Terhadap Biomassa, Kandungan Kualitatif Triasilgliserol dan Profil Asam Lemak Mikroalga Nannochloropsis sp. Jurnal Akta Kimindo, 4(1), 32–49.
Faisal, A., Usman, T., & Alimuddin, A.H. (2015). Transesterifikasi Langsung Mikroalga (Chlorella sp.) dengan Radiasi Gelombang Mikro. JKK, 4(2), 76–80.
Hasanudin, M. (2012). Pengaruh Perbedaan Intensitas Cahaya Terhadap Pertumbuhan dan Kadar Lipid Mikroalga Scenedesmus sp. yang Dibudidayakan pada Limbah Cair Tapioka. Skripsi. Https://Doi.Org/10.1017/Cbo9781107415324.004
Hidayati, N., Ariyanto, T.S., & Septiawan, H. (2017). Transesterifikasi Minyak Goreng Bekas Menjadi Biodiesel dengan Katalis Kalsium Oksida. Jurnal Teknologi Bahan Alam, 1(1), 1–5.
Iba, W., Rice, M., Maranda, L., & Wikfors, G. (2018). Growth Characteristics of Newly Isolated
Indonesian Microalgae Under Different Salinity. Journal Indonesian Aquaculture, 13(2), 71– 81. Https://Doi.Org/10.15578/Iaj.13.2.2018.71-81
Iba, W., Utami, C., & Balubi, A. M. (2019). The Growth of Chlorella vulgaris Cultured in Liquid Organic Fertilizer of Water Hyacint H (Eichhornia crassipes) at Different Salinities. Aquacultura Indonesiana, 20(2), 117–126. https://doi.org/10.21534/ai.v20i2.158
Istirokhatun, T., Aulia, M., & Utomo, S. (2017). Potensi Chlorella sp. untuk Menyisihkan COD dan Nitrat dalam Limbah Cair Tahu. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 14(2), 88. Https://Doi.Org/10.14710/Presipitasi.V14i2.88-96
Jay, M.I., Kawaroe, M., & Effendi, H. (2018). Lipid and Fatty Acid Composition Microalgae
Chlorella vulgaris Using Photobioreactor and Open Pond. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 141(1), 2–8. https://doi.org/10.1088/1755-1315/141/1/012015
Kapoore, R.V., Butler, T.O., Pandhal, J., & Vaidyanathan, S. (2018). Microwave-Assisted Extraction for Microalgae: From Biofuels to Biorefinery. Biology, 7(1), 18. https://doi.org/10.3390/biology7010018
Maligan, J.M., Adhianata, H., & Zubaidah, E. (2016). Produksi dan Identifikasi Senyawa Antimikroba dari Mikroalga Tetraselmis chuii dengan Metode UAE (Kajian Jenis Pelarut dan Jumlah Siklus Ekstraksi). Jurnal Teknologi Pertanian, 17(3), 203–213.
Ningsih, D.R., Widiastuti, E.L., Murwani, S., & Tugiyono. (2017). Kadar Lipid Tiga Jenis Mikroalga pada Salinitas yang Berbeda. Jurnal Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati, 4(1), 23–29.
Nurmalitasari, E., Ridlo, A., & Sunaryo. (2014). Injeksi Karbon Dioksida (CO2) pada Media Pemeliharaan Terhadap Biomassa dan Kandungan Total Lipid Mikroalga Tetraselmis chuii. Journal Of Marine Research, 3(3), 388–394.
Nurmitasari, Y., & Reza, A.R. (2017). Ekstraksi Minyak dari Microalgae (Chlorella sp.) dengan Microwaved Assisted Extraction Sebagai Bahan Pembuatan Biodiesel. Skripsi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Octhreeani, A.M., Supriharyono, & Soedarsono, P. (2014). Pengaruh Perbedaan Jenis Pupuk Terhadap Pertumbuhan Nannochloropsis sp. Dilihat dari Kepadatan Sel dan Klorofil Α Pada Skala Semi Massal. Journal Diponegoro Of Maquares, 3(2), 102–108.
Panjaitan, R., Asrim, W.O.M., & Dr. Lailatul Qadariyah, S.T., M. . (2017). Pembuatan Biodiesel Dari Mikroalga Chlorella sp. dengan Metode Microwave-Assisted Transesterification Secara In Situ. Skripsi. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Pratama, I. (2011). Pengaruh Metode Pemanenan Mikroalga Terhadap Biomassa dan Kandungan Esensial Chlorella vulgaris. Skripsi. Universitas Indonesia.
Purwanti, A. (2015). Pengaruh Proses Ekstraksi Bertekanan dalam Pengambilan Lipid dari Mikroalga Jenis Nannochloropsis sp. dengan Pelarut Metanol. Jurnal Teknologi Technoscientia, 7(2), 112–117.
Putra, I.K.R.W., Anggreni, A.A.M.D., & Arnata, I.W. (2015). Pengaruh Jenis Media Terhadap Konsentrasi Biomassa dan Klorofil Mikroalga Tetraselmis chuii. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 3(2), 40–46.
Sari, A.S.P., Wisanti, & Ratnasar, E. (2012). Pengaruh Pemberian Jenis Pupuk yang Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan Populasi dan Kadar Lemak Nannochloropsis oculata. Jurnal Lentera Bio, 1(1), 55–62.
Sasongko, A., Nugroho, R.W., Setiawan, C.E., Utami, I.W., & Pusfitasar, M.D. (2018). Aplikasi Metode Nonkonvensional pada Ekstraksi Bawang Dayak. Jurnal Teknologi Terpadu, 6(1), 8–13. Https://Doi.Org/10.32487/Jtt.V6i1.433
Schulze, P.S.C., Pereira, H.G.C., Santos, T.F.C., Schueler, L., Guerra, R., Barreira, L.A., Perales, J.A., & Varela, J.C.S. (2016). Effect of Light Quality Supplied by Light Emitting Diodes (LEDs) on Growth and Biochemical Profiles of Nannochloropsis oculata and Tetraselmis chuii. Algal Research, 16(1), 387–398. https://doi.org/10.1016/j.algal.2016.03.034
Setyawati, F., Satyantini, W.H., Arief, M., & Kismiyati. (2017). Teknik Kultur Tetraselmis chuii dalam Skala Laboratorium Di PT. Central Pertiwi Bahari, Rembang, Jawa Tengah. Journal of Aquaculture And Fish Health, 7(2), 63–69.
Sigalingging, F.A., Padil, & Muria, S.R. (2019). Kultivasi Mikroalga Menggunakan Media AF6 Berdasarkan Perbedaan Volume Solution A Media AF6. Jurnal Jom Fteknik, 6(1), 247–255.
Sulaswatty, A. (2019). Penerapan Teknologi Nonkonvensional dalam Ekstraksi Komponen Utama Atsiri dan Produk Turunannya Di Indonesia (LIPI (Ed.)). Agustus 2019.
Widayat, & Hadiyanto. (2016). Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu untuk Produksi Biomassa Mikroalga Nannochloropsis sp. sebagai Bahan Baku Biodiesel. Reaktor, 15(4), 253. Https://Doi.Org/10.14710/Reaktor.15.4.253-260
Widianingsih, Ridho, A., Hartati, R., & Harmoko. (2010). Kandungan Nutrisi Spirulina platensis yang Dikultur pada Media yang Berbeda. Jurnal Ilmu Kelautan, 13(3), 167–170. Https://Doi.Org/10.14710/Ik.Ijms.13.3.167-170
Wijanarko, B., & Putri, L. D. (2012). Ekstraksi Lipid dari Mikroalga (Nanochloropsis sp.) Dengan Solven Methanol dan Chloroform. Jurnal Teknologi Kimia Dan Industri, 1(1), 130–138.
Wijoseno, T. (2011). Uji Pengaruh Variasi Media Kultur Terhadap Tingkat Pertumbuhan dan Kandungan Protein, Lipid, Klorofil, dan Kaotenoid Pada Mikroalga Chlorella vulgaris Buitenzorg. Skripsi. Universitas Indonesia.
Yanuaris, L. M., Kusdarwati, R., & Kismiyati. (2019). Pengaruh Fermentasi Actinobacillus sp. pada Kotoran Sapi Sebagai Pupuk Terhadap Pertumbuhan Nannochloropsis Sp. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 4(1), 1–6. Https://Doi.Org/10.1017/Cbo9781107415324.004
Yuli, N. (2020). Pertumbuhan dan Kandungan Protein Mikroalga Chlorella vulgaris yang Dikultur Menggunakan Limbah Cair Hotel. Skripsi. Universitas Halu Oleo.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2023 TheJournalish: Social and Government

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Thejournalish: Social and Government This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



