Kinerja Pelayanan Perpustakaan Pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti
DOI:
https://doi.org/10.55314/tsg.v1i3.34Keywords:
Kinerja, Pelayanan publik, PerpustakaanAbstract
Salah satu pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah terkait dengan peningkatan ilmu pengetahuan dan peningkatan minat baca terhadap masyarakat adalah pelayanan perpustakaan, sebagaimana tercantum dalam pasal 3 Undang-Undang No.43 Tahun 2007 tentang perpustakaan. Kinerja Perpustakaan adalah gambaran atas keberhasilan ataupun kegagalan penyelenggaraan perpustakaan. Dalam hal ini, peneliti akan membahas tentang kinerja pelayanan perpustakaan pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pelayanan perpustakaan dan mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi kinerja pelayanan perpustakaan pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian ini menggunakan metode campuran (Mix Method), dimana data dikumpulkan menggunakan observasi, studi literatur, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu pengunjung perpustakaan pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti pada Tahun 2019 sebanyak 3.124 orang. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 97 responden. Teknik analisis data melalui tahap reduksi data, tabulasi data, pengolahan dan analisis data menggunakan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 14 tahun 2017, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja pelayanan pada Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti sudah baik. Hal ini ditunjukan dengan nilai score akhir 3.35 atau setelah dikonversi menjadi 83, 61 kategori mutu pelayanan berdasarkan indeks mendapat nilai B yang artinya Baik. Unsur yang mendapatkan nilai tertinggi yaitu unsur penampilan dan kerapihan petugas dengan nilai 3.95 yang berati sangat baik. Unsur yang paling terendah adalah unsur kelengkapan dan koleksi buku dengan nilai 2.70 yang berati kurang baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perpustakaan yaitu gaya kepemimpinan yang sudah sepenuhnya optimal, dengan melibatkan partisipasi bawahan untuk memberikan masukan-masukan. Kemampuan kerjasama antar petugas pelayanan dirasakan sudah cukup, hanya masih belum menujukkan hasil yang sepenuhnya optimal. Sehingga hal tersebut juga dapat mempengaruhi pemberian layan kepada pengguna. Sedangkan untuk sistem insentif tidak ada.
References
Ibrahim, Andi. 2014. Pengantar Ilmu Perpustakaan Dan Kearsipan. Jakarta: Gunadarma Ilmu.
Lasa Hs.2017. Manajemen Sumber Daya Manusia Perpustakaan.Yogyakarta : Ombak.
Ratminto. Dan Atik Septi Winarsih. 2015. Manajemen Pelayanan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Ria Ariany. dan Roni Ekha Putera. 2013. “Analisis Kinerja Organisasi Pemerintah Dalam Memberikan Pelayanan Publik di Kota Pariaman”. Vol. 29, 33-40.
Shelvy Haria Roza. And Inge Angelia. 2018. “Analysis of policy implementation of local public service agency in hospital, International Journal of Community Medicine and Public Health”. Vol 5 , Page 5036
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Jakarta : Alfabeta.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2020 TheJournalish: Social and Government

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Thejournalish: Social and Government This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



