DUKUNGAN KOLEKTIF CIVIL SOCIETY DALAM PENGARUSUTAMAAN GERAKAN ANTI KORUPSI DI INDONESIA

Authors

  • Mia Sarmiasih Magister Departement of Politics and Government, Universitas Gadjah Mada
  • Prawira Yudha Pratama Postgraduate of Social Science Universiti Sains Malaysia

Keywords:

Civil Society;, Madrasah Anti Korupsi;, Gerakan Anti Korupsi;

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana dukungan kolektif civil society (masyarakat sipil) dalam pengarusutamaan gerakan anti korupsi di Indonesia. Tulisan ini menggunakan perspektif society dalam mendorong kebijakan pemberantasan korupsi. Selama ini masalah korupsi bukan saja masalah kurang tegaknya aturan hukum, melainkan juga masalah moralitas warga negara (citizens) yang harus mendapatkan pendidikan karakter sejak dini melalui berbagai upaya strategis. Gerakan anti korupsi berbasis kolektif society salah satunya telah dilakukan oleh Muhammadiyah melalui Madrasah Anti Korupsi (MAK) yang diiniasiasi Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah dengan membawa beberapa agenda program yaitu pendidikan anti korupsi, advokasi anti korupsi dan pengawasan anti korupsi. Namun, ketiganya belum berjalan secara maksimal sehingga dibutuhkan akselerasi gerakan anti korupsi dengan program Serikat Gerakan Anti Korupsi (SE-GANKIN) yang memilik 3 langkah teknis yaitu kolaborasi dengan kelompok sosial, membuat situs website kanal bersama, dan membuat media berbasis aplikasi online.

References

Alfaqi. (2016). Peran Pemuda dalam Upaya Pencegahan Korupsi dan Implikasinya terhadap Ketahanan Wilayah. Tesis Prodi Ketahanan Nasional, Universitas Gadjah Mada

Alfaqi et.all (2017). Peran Pemuda dalam Upaya Pencegahan Korupsi dan Implikasinya terhadap Ketahanan Wilayah. Jurnal Ketahanan Nasional Vol.23, No.3, Desember 2017, Hal 320-337 DOI:http://dx.doi.org/ 10.22146/jkn.27695 ISSN:0853-9340(Print), ISSN:2527-9688(Online). http://jurnal.ugm.ac.id/JKN

Firmansyah, Hery (2010) dalam studinya tentang jejaring advokasi kebijakan dalam mendukung gerakan anti korupsi di daerah. Tesis Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada

Hutauruk (2017). Persepsi Auditor Intern Pemerintah terhadap penyebab dan pencegahan tindakan korupsi. Tesis Magister Akuntansi, Universitas Gadjah Mada

Koentjaraningrat. 1977. Metode-metode penelitian masyarakat. Jakarta; PT Gramedia

Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller., 2007, Manajemen Pemasaran, Edisi Kedua Belas, Jilid 1, dialihbahasakan oleh Benjamin Molan, Jakarta: PT Indeks.

Muhammad, Arif. (2018). Peran madrasah anti korupsi Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam pengarusutamaan gerakan anti korupsi di Indonesia tahun 2015-2017. Skripsi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Patton, Michael Quinn. 1991. Metode evaluasi kualitatif. Yogyakarta; Pustaka Pelajar

Ridho, Muhammad (2019) dalam studinya tentang Komunikasi organisasi untuk Pencegahan Korupsi. Tesis Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada

Rukminingtyas, Diah Kusumawati (2016) dalam studinya manajemen Kampanye Sosial tentang perilaku anti korupsi. Tesis Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada

Sugiyono. 2011. Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung; Alfabeta, cv.

Zempi (2019) melakukan studi tentang relasi antar aktor dan pola jaringan dalam gerakan anti korupsi. Tesis Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada

https://www.kpk.go.id/id/statistik/penindakan/tpk-berdasarkan-instansi, diakses pada 1 Desember 2019

https://nasional.tempo.co/read/1244599/sembilan-jurus-melemahkan-dalam-revisi-uu-kpk/full&view=ok, diakses pada 5 Desember 2019

https://nasional.kompas.com/read/2019/04/28/15294381/icw-kerugian-negara-akibat-korupsi-pada-2018-capai-rp-929-triliun?page=all diakses pada 6 Desember 2019

https://regional.kompas.com/read/2019/09/24/06020011/saat-mahasiswa-turun-ke-jalan-tolak-revisi-uu-kpk-dan-kuhp?page=all, diakses pada 8 Desember 2019

https://riset.ti.or.id/cpi2018/, diakses pada 8 Desember 2019

Published

2020-03-25