PERSEPSI PETANI LAHAN KERING TERHADAP BUDIDAYA PADI LADANG

Authors

  • Wely Yitro Pello Universitas Sebelas Maret Surakarta
  • Suryo Ediyono Universitas Sebelas Maret Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.55314/tsg.v7i1.1080

Keywords:

Persepsi, Petani Lahan Kering, Budidaya Padi Ladang

Abstract

Tanaman padi atau beras menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia, tanaman padi terbagi menjadi tanaman padi sawah dan tanaman padi ladang. Tanaman padi ladang memiliki daya tahan terhadap hama dan penyakit serta dapat beradaptasi dengan baik di daerah lahan kering. Padi ladang memiliki keunggulan untuk ditanam di lahan kering dan hal tersebut dapat membentuk persepsi petani dalam proses budidaya dan didukung oleh berbagai faktor yang dimiliki oleh petani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi petani lahan kering dalam budidaya padi ladang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner pada 67 responden yang merupakan petani padi ladang dan observasi langsung di lapangan serta melakukan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan skala persepsi petani lahan kering dalam budidaya padi ladang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani lahan kering terhadap budidaya padi ladang berada pada kategori tinggi dengan capaian skor 3,03 dan capaian persentasi 75,93%, dengan indikator budidaya padi ladang dapat menambah penghasilan rumah tangga petani, budidaya padi ladang merupakan usahatani pokok bagi petani, budidaya padi ladang merupakan usahatani sampingan, budidaya padi ladang dilakukan karena ketersediaan lahan yang luas, budidaya padi ladang dilakukan karena faktor budaya setempat, dan budidaya padi ladang dilakukan karena faktor karakteristik lahan. Berdasarkan hasil temuan tersebut direkomendasikan untuk mengkaji lebih luas faktor pendukung petani dalam budidaya padi ladang dengan melibatkan faktor eksternal seperti peran penyuluh pertanian.

References

Ara Anggar Andrias, Yus Darusman, M. R. (2018). Book. Pengaruh Luas Lahan Terhadap Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi Sawah (pp. 521–529).

Dahtiar, A., Sukmawati, D., & Muldan, F. (2024). Kearifan Lokal Budaya “Ngarot”dalam Usahatani Padi (Oryza Sativa) Gede Wangi (Study Kasus Di Desa Karedok Kecamatan Jatiede Kabupaten Sumedang). Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 12 No.1,12(1), 180–187.

Fachrista,I.A, & Sarwendah, M. (2014) Persepsi dan Tingkat Adopsi Petani Terhadap Inovasi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu, Agriekonomika Vol. 3 No. 1, ISSN 2301-9948

Heryani, N., & Rejekiningrum, P. (2019). Pengembangan pertanian lahan kering iklim kering melalui implementasi panca kelola lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 63-71.

Noer, S. R., Zakaria, W. A., & Murniati, K. (2018). Analisis efisiensi produksi usahatani padi ladang di Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science, 6(1), 17-24.

Setianingsih, E., & Alamin, R. L. (2025). Analisis Pengaruh Luas Lahan Dan Teknologi Pertanian Terhadap Produksi Padi di Indonesia (Menggunakan Data Indonesia Family Life Survey Gelombang 5). Journal of economic and Regional Science P-ISSN: 2776-2939 E-ISSN :2776-3196 5(1), 1–22.

Witman, S. (2021). Penerapan metode irigasi tetes guna mendukung efisiensi penggunaan air di lahan kering. Jurnal Triton, 12(1), 20-28.

Wonga, A. M., & Budiwan, A. (2025). Kontribus Usahatani Terhadap Pendapatan Rumah Tangga di Desa Sidoarjo Journal of Food and Agricultural Technology ISSN: 3063-461X. 2(2), 108–119.

Published

2025-12-24