Pendekatan Terintegrasi Memutus Mata Rantai Percaloan Buruh Migran: Studi Kasus Organisasi Berbasis Komunitas Amanah Desa Danasri
DOI:
https://doi.org/10.55314/tsg.v7i1.1055Keywords:
percaloan, dinamika, migrasi aman, organisasi berbasis komunitasAbstract
Penelitian ini bertujuan memahami dinamika percaloan buruh migran dari desa dan upaya organisasi berbasis komunitas (OBK) Amanah dalam memutus mata rantai percaloan yang diidentifikasi sangat rentan dengan human trafficking dan merugikan buruh migran. Sejak tahun 2011, Kabupaten Cilacap mengkampanyekan migrasi aman dengan membentuk organisasi berbasis komunitas untuk memutus rantai percaloan dari desa buruh migran berasal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil studi ini menunjukkan bahwa Percaloan di Cilacap, khususnya di Desa Danasri mengalami fase-fase yang signifikan yaitu sebelum pembentukan OBK, kampanye migrasi aman oleh OBK, serta lahirnya Peraturan Daerah Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Sebelum pembentukan OBK, percaloan banyak melibatkan tindakan kriminal seperti pemalsuan dokumen demi bisa memberangkatkan buruh migran ke luar negeri. Rekruitmen oleh calo memiliki langkah-langkah omong omong, iming-iming dan amang-amang. Pasca pembentukan OBK dan kampanye migrasi aman, jumlah percaloan buruh migran mengalami penurunan dengan berkurangnya jumlah calo. Hingga pada akhirnya Kabupaten Cilacap memiliki Perda Perlindungan TKI, meskipun belum mampu menghilangkan percaloan di Cilacap secara menyeluruh. Dalam memutus rantai percaloan, OBK Amanah menerapkan pendekatan terintegrasi meliputi: (1) edukasi, (2) peran teknis pengorganisasian, (3) meningkatkan daya tawar, (4) jejaring, (5) advokasi dan (6) medium.
Keywords : percaloan,dinamika, migrasi aman, organisasi berbasis komunitas
References
Alvarez, Maria Beatriz & Edward J. Alessi. 2012. Human Trafficking Is More Than Sex Trafficking and Prostitution: Implication for Social Wok. Sage Publication.
Andryan, Yossi. 2010. Percaloan di Pegadaian: Studi Pelayanan Perum Pegadaian Unit Karanganyar Kabupaten Kebumen. Jurusan Ilmu Administrasi Negara, FISIPOL UGM.
Balkaran, Sanjay. 2009. Position Paper on Labour Brokers and Temporary Employee Services (TES): to Ban or to Regulate. NPSWU: South Africa.
Benjamin, Lehn M. 2012. Nonprofit Organizations and Outcome Measurement: From Tracking Program Activities to Focusing on Frontline Work. American Journal of Evaluation Vol. 33 No. 3 : 431-447.
Chan, Chris King-chi. 2013. Community-based organizations for migrant workers’ rights: the emergence of labour NGOs in China. Community Development Journal Vol. 48 No. 1: 6-22.
Chechetto-Salles, Marta & Yvette Geyer. 2006. Community-Based Organisation anagement. IDASA: Pretoria.
Denzin, Norman K & Yvonna S. Lincoln. 2009. Handbook of Qualitative Research. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Esterberg, Kristin G. 2002. Qualitative Methods in Social Research. McGraw Hill:USA.
Flick, Uwe. 2009. An Introduction to Qualitative Research Fourth Edition. Sage: London.
Haris, Abdul. 2002. Memburu Ringgit Membagi Kemiskinan: Fakta di Balik Migrasi Orang Sasak ke Malaysia. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Hilabi, Rizal Pahlevi. 2001. Tenaga Kerja Wanita Indonesia dan Tindak Kekerasan. Jurusan Imu Sosiatri, FISIPOL UGM.
Irianto, Sulistyowati. 2011. Akses Keadilan dan Migrasi Global: Kisah Perempuan Indonesia Pekerja Domestik di Uni Emirat Arab. Buku Obor: Jakarta.
Langaas, M. D, James Odeck & Kjell Bjorvig. 2007. The Concept of Institutional Capacity Building and review of Road Sector Projects.
Lieberman, J., Jerry Miller & Virginia Kohl. 2000. Creating Linkages Among Community Based Organizations, the University, and Public Housing
Entities. Cityscape : Community Outreach Partnership Centers, Connecting ommunities and Institutions of higher Education. Vol. 5, No. 1, 159-171.
Marwell, Nicole P. 2004. Privatizing the Wellfare State: Nonprofit Community Based Organizations as Political Actors. American Sociological Review 69 Vol. 2 , 265-291.
Mayberry, Robert M. dkk. 2008. Community-based Organizations’ Capacity to Plan, Implement, and Evaluate Success. J Community Health 33: 285-292.
McPherson, Ella. 2015. Advocacy Organizations’ Evaluation of Social Media Information for NGO: The evidence and Engagement Models. American Behavioral Scientist Vol. 59 No. 1, 124-148.
Molland, Sverre. 2012. Safe Migration, Dilettante Brokers and The Appropriation of Legality: Lao-Thai “Trafficking” in the Context of Regulating Labour Migration. Pacific Affairs : Vol. 85, 117-136.
Muhammad. 2011. Peran Community Based Organization (CBO) dalam Pemberdayaan Petani. Jurusan Ilmu Administrasi Negara, FISIPOL UGM.
Munro, Peter. 2012. Harbouring the Illicit: Bordelands and Human Trafficking inSouth East Asia. Sage Publication.
Prihatinah,Tri Listiani et al. 2012. Kendala Perlindungan Hukum Terhadap Buruh Migran di Kabupaten Cilacap. Jurnal Dinamika Hukum Vol. 12 No. 2.
Rahayu, Devi. 2014. Penguatan Hak-hak Buruh Migran Melalui Pelibatan Community Based Organization Sebagai Upaya Pencegahan Perdagangan Perempuan di Madura. Fakultas Hukum, Universitas Trunojoyo.
Rubin, Herbert J & Irene S. Rubin. 2008. Community Organizing and Development. Pearson: USA.
Saat, Gusni. 2009. Human Trafficking from the Philippines to Malaysia: The Impact of Urbanism. Sage Publication.
Salim, Agus. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial: Buku Sumber untuk Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pt Tiara Wacana.
Sari, Novita, Golar & Bau Toknok. 2013. Kelembagaan Kelompok Tani Hutan Program Pendampingan SCBFWM di Sekitar Sub Daerah Aliran Sungai Miu (Kasus Desa Pakuli Kecamatan Gumbasa Kabupaten Sigi). Warta Rimba, Vol 1, No. 1.
Spaan, Ernst. 1994. Taikongs and Calos: The Role of Middlemen and Brokers in Javanese International Migration. International Migration Review, Vol. 28, No. 1, 93-113.
Stoecker, Randy. 2009. Community Organizing and Social Change. Sage Publication.
Stoutland, Sara E. 1999. Levels of The Community development System : A Framework for Research and Practice. Urban Anthropology and Studies of
Cultural Systems and World Economic Development, Vol. 28, No. 2, 165-191. Subianto, Anwar. 2006. Pengaruh Pemanfaatan Remitan Buruh Migran terhadap Pertumbuhan Ekonomi Wilayah di Kabupaten Cilacap (Studi kasus di kecamatan Adipala, Kecamatan Binangun dan Kecamatan Nusawungu). Tesis : Universitas Diponegoro.
Tan, Jo Hann & Roem Topatimasang. 2004. Mengorganisir Rakyat: Refleksi Pengorganisasian Rakyat di Asia Tenggara. INSISTPress: Yogyakarta.
Yin, Robert K. 2009. Case Study Research : Design and Methods. Sage : USA.
BNP2TKI. Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Tahun 2013. http://www.tempo.PM/read/news/2014/06/05/173582843/300-TKI-Terancam Hukuman-Mati.
Fendi. 2012. Kajian: Pendamping TKI Versus Calo. http://buruhmigran.or.id/2012/05/22/tkw-kajian-pendamping-tki-versus-calo-buruh migran-tki-madura-calo-pjtki/
Prima SW. 2012. Menjadi TKI Legal: Ini Syarat-syaratnya. http://buruhmigran.or.id/2012/06/10/menjadi-tki-legal-ini-syarat-syaratnya/
Prima SW. 2012. Dokumen Wajib TKI Sebelum Berangkat. http://buruhmigran.or.id/2012/06/10/dokumen-wajib-tki-sebelum-berangkat/ dan http://buruhmigran.or.id/2012/06/10/dokumen-wajib-tki-sebelum-berangkat-2/
Prima SW. 2012. Syarat Membuat Visa TKI. http://buruhmigran.or.id/2012/07/10/syarat-membuat-visa-tki/
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2025 TheJournalish: Social and Government

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Thejournalish: Social and Government This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



