PENGARUH RITUAL AGAMA UNTUK MENURUNKAN STRES PADA MAHASISWA BARU

Authors

  • Zahro Varisna Rohmadani Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Andhita Dyorita Khoiryasdien Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Keywords:

Ritual Agama, Stress, Mahasiswa

Abstract

Latar belakang: Mahasiswa baru merupakan individu yang sedang berada dalam masa transisi perpindahan antara masa SMA ke masa kuliah yang untuk beberapa orang tidak mudah. Terlebih mereka menghadapi budaya yang berbeda karena biasanya berkuliah di berbeda kota dengan waktu SMA. Masalah yang biasanya dihadapi oleh mahasiswa baru secara umum terbagi menjadi masalah akademik dan non akademik. Kegagalan dalam melakukan penyesuaian diri dapat menyebabkan individu mengalami gangguan psikologis salah satunya adalah stres. Peran agama khususnya dalam melakukan ritual berhubungan untuk menurunkan tingkat stress. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan anatara ritual agama dengan stress pada mahasiswa baru. Metode : metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif korelasional yangmenghubungkan antara variable stress dan ritual agama. Hasil: Sebesar 96,25% mahasiswa menunjukan memiliki ritual agama yang tinggi, dan hanya sekitar 9% mahasiswa yang memiliki stress tinggi. Uji Hipotesis menunjukan bahwa p<0,5 yang artinya ada hubungan antara variable ritual agama dengan stress pada mahasiswa baru. Sehingga semakin tinggi ritual agama yang dimilikimaka akan semakin rendah stressnya.

References

Darmawanti, Ira. (2012) Hubungan antara Tingkat Religiusitas dengan Kemampuan dalam Mengatasi Stress (Coping Stress). Jurnal Psikologi : Teori dan Terapan 2(2), 24-29.

Rohmadani, Z. V. (2017). Metode Future Pacing Hypnotherapy untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Baru. JHeS (Journal of Health Studies), 1(2), 125-129.

Rohmadani, Z. V., & Winarsih, T. (2019). Impostor syndrome sebagai mediator hubungan antara religiusitas dengan kecemasan yang dialami oleh mahasiswa baru. Jurnal Psikologi Integratif, 7(2), 122.

Maulina, B., & Sari, D. R. (2018). Derajat Stres Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Ditinjau Dari Tingkat Penyesuaian Diri Terhadap Tuntutan Akademik. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 4(1), 1-5.

Nur, A.R. 2015. Hubungan Antara Kemandirian Dengan Penyesuaian Diri Dalam Lingkungan Kampus Pada Mahasiswa, Universitas Padjajaran, hal: 3

Ambarwati, P. D., Pinilih, S. S., & Astuti, R. T. (2019). Gambaran tingkat stres mahasiswa. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 5(1), 40-47.

Ancok, J., & Suroso, F. N. (2011). Psikologi Islami Solusi Islam Atas problem-problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Aditama, D. (2017). Hubungan antara spiritualitas dan stres pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi. EL TARBAWI, 10(2).

Hawari, D. (1996). Zikir, Sarana Meraih Pahala dan Kemenangan Jiwa. Majalan Femina No.5/XXIV 1-7 Februari, 43-45

Musradinur, M. (2016). Stres dan Cara Mengatasinya dalam Perspektif Psikologi. JURNAL EDUKASI: Jurnal Bimbingan Konseling, 2(2), 183-200.

Maulina, B., & Sari, D. R. (2018). Derajat Stres Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Ditinjau Dari Tingkat Penyesuaian Diri Terhadap Tuntutan Akademik. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 4(1), 1-5.

Musabiq, S., & Karimah, I. (2018). Gambaran stress dan dampaknya pada mahasiswa. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 20(2), 75-83.

Saefulloh, Aris. (2008). Peran Agama sebagai Sarana Mengatasi Frustasi dan Depresi : Sebuah Telaah Psikologis. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 2(2) STAIN Purwokerto

Published

2022-12-30