Strategi Pemerintah Desa Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Desa Jangkrikan Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo
DOI:
https://doi.org/10.55314/tsg.v7i3.1116Keywords:
Stunting;, anggaran;, , strategi;, Perilaku Kerja InovatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemerintah desa dalam percepatan penurunan stunting di Desa Jangkrikan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Prevalensi stunting di desa tersebut tercatat sebesar 25,5% per Desember 2024, jauh melampaui target kabupaten sebesar 14,5%. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan informan yang dipilih secara purposif, meliputi kepala desa, sekretaris desa, bidan desa, kader posyandu, ahli gizi Puskesmas Kepil I, serta ibu balita stunting dan tidak stunting. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Analisis kerangka menggunakan teori strategi Kotten yang mencakup tiga dimensi, yaitu strategi organisasi, strategi pendukung sumber daya, dan strategi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah membentuk Tim Penanganan dan Penurunan Stunting (TPPS) lintas sektor serta menyelenggarakan forum rembug stunting sebagai wadah koordinasi partisipatif. Dari sisi sumber daya, desa mengalokasikan dana untuk program Posyandu, Pos Kesehatan Desa, dan Bina Keluarga Balita. Berbagai program intervensi juga telah dilaksanakan, di antaranya pemberian makanan tambahan berbasis protein hewani, edukasi PMBA, kelas balita stunting, serta pemberian tablet darah bagi remaja putri dan ibu hamil. Namun demikian, implementasi strategi belum sepenuhnya optimal akibat lemahnya koordinasi lintas sektor, keterbatasan kapasitas aparat desa, serta rendahnya perubahan perilaku gizi dan pola asuh keluarga. Diperlukan penguatan sinergi antarpemangku kepentingan, peningkatan kapasitas kader, dan program edukasi perubahan perilaku yang lebih intensif dan berkelanjutan.
References
Daracantika, A., Ainin, & Besral. (2021). Systematic Literature Review: Pengaruh Negatif Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 1(2). https://doi.org/10.7454/bikfokes.v1i2.1012
Farid, A. M., Febriani, H., Fahrurodzi, D. S., Rm, M., & Failaq, F. (2025). Lokakarya Penyusunan Policy Brief : Rancangan Kebijakan Pencegahan Stunting pada Lingkup Pemerintahan Desa di Kabupaten Wonosobo. Jurnal Mitrawarga, 4(1), 28–35.
Kementerian Kesehatan. (2024). Membentengi Anak dari Stunting. Mediakom, 167, 19. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/mediakom/20240728/4646123/mediakom-167/
Kementerian Kesehatan. (2025). Survei Status Gizi Indonesia 2024 (Dalam Angka).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2023). Stunting di Indonesia dan Determinannya. In Survei Kesehatan Indonesia.
Moleong, L. J. (2014). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mosshananza, H., & Pramazuly, A. N. (2024). Strategi Pemerintah Dalam Percepatan Penurunan Stunting Pada Anak Di Desa Kaliasin Kabupaten Lampung Selatan. Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 12(1), 30–37. https://doi.org/10.31289/publika.v12i1.11730
Munira, S. L. (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021. Kemenkes, 1–99.
Puskesmas Kepil I. (2024). Data prevalensi balita stunting Kecamatan Kepil Desember 2024.
Puspasari, H. W., & Pawitaningtyas, I. (2020). Masalah Kesehatan Ibu Dan Anak Pada Pernikahan Usia Dini Di Beberapa Etnis Indonesia; Dampak Dan Pencegahannya. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(4), 275–283. https://doi.org/10.22435/hsr.v23i4.3672
Salusu, J. (2004). Pengambilan Keputusan Stratejik untuk Organisasi Publik dan Organisasi Nonprofit. PT Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo).
Sitohang, D., & Lestari, M. W. (2024). Analisis Normatif terhadap Implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, 1(12), 848–856.
Sulistiyani, A. T., Hijriyah, A. P., Hamiidah, N. S., Hendaliani, N. C., & Zulfa, M. T. (2023). Pendampingan Remaja Desa dalam Mengatasi Permasalahan Pernikahan Dini melalui Komunitas PIK Remaja di Desa Wonokampir, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo.
Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, Dan Teknologi Tepat Guna, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.22146/parikesit.v1i1.8049
Victoria Souisa, G., Rehena, Z., & Joseph, C. (2021). Pkm Ibu Dan Balita Stunting Di Puskesmas Perawatan Waai, Kabupaten Maluku Tengah. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 19–31. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v5i1.689
Widiyanti, E., Kartasurya, M. I., & Udji Sofro, M. A. (2025). Faktor Risiko Stunting Pada Baduta Di Wilayah Indonesia Timur: a Scoping Review. Journal of Nutrition College, 14(3), 244–257. https://doi.org/10.14710/jnc.v14i3.48167
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2026 TheJournalish: Social and Government

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Thejournalish: Social and Government This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



