Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Kampung Adat Rategaro Sumba Barat Daya

Authors

  • Astrit Dawa Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Keywords:

Kata Kunci: Pariwisata, Rategaro, Sumba Barat Daya, budaya megalitik, pengembangan berkelanjutan

Abstract

Pariwisata Di Rategaro, Sumba Barat Daya, Menawarkan Potensi Besar Dalam Pengembangan Sektor Ekonomi Lokal Dan Pelestarian Budaya. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengeksplorasi Potensi, Tantangan, Dan Strategi Pengembangan Pariwisata Di Daerah Tersebut. Dengan Menggunakan Metode Kualitatif Melalui Wawancara Dan Observasi Lapangan, Ditemukan Bahwa Daya Tarik Utama Rategaro Meliputi Keindahan Alam, Situs Budaya Megalitik, Dan Tradisi Masyarakat. Namun, Tantangan Seperti Infrastruktur, Promosi, Dan Kapasitas SDM Lokal Masih Menjadi Kendala Utama. Diperlukan Pendekatan Kolaboratif Antara Pemerintah, Masyarakat, Dan Sektor Swasta Untuk Memaksimalkan Potensi Pariwisata Secara Berkelanjutan.

References

Goodwin, H. (2009). Community-Based Tourism: Good Practice and Lessons Learned. UNWTO.

Indonesia Tourism. (2023). Ratenggaro Village in Southwest Sumba Regency. Retrieved from indonesia.travel

IndonesiaJuara. (2025). Why You Should Join a Tour to Ratenggaro Traditional Village in Sumba.

Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249.

TripAdvisor. (2022). Kampung Adat Ratenggaro Reviews.

Widyanti, A., & Sutanto, J. (2021). Pelestarian Warisan Budaya Megalitik Sumba dalam Konteks Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Pariwisata Budaya, 5(1), 55–67.

GetYourGuide. (2024). Things to do in Ratenggaro Traditional Village.

Published

2025-06-28