COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MEREDUKSI PIKIRAN NEGATIF PADA INDIVIDU DENGAN EPISODE DEPRESIF BERAT TANPA GEJALA PSIKOTIK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan intervensi pada seorang mahasiswa (P/ 21 tahun) yang mengalami gangguan episode depresif berat tanpa gejala psikotik berdasarkan asesmen psikologi (observasi, wawancara, WAIS, HTP, DAP, BAUM, SSCT) dan skala BDI-II. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan single case experimental-design. Analisis data dilakukan dengan mengintegrasikan hasil asesmen untuk menegakkan diagnosis dan dasar penentuan intervensi. Cognitive behavior therapy diberikan kepada subjek dalam empat sesi intervensi melalui teknik mind over mood dengan target mengubah distorsi kognitif. Hasil intervensi menunjukkan bahwa subjek mampu melakukan restrukturisasi kognitif dengan memunculkan alternatif pikiran yang lebih positif dan mampu mereduksi perasaan-perasaan negatif. Hasil lainnya subjek mampu mengembangkan coping yang lebih adaptif, mengurangi afek depresif, dan skor depresi pada subjek mengalami penurunan meskipun tidak berubah kategorisasi.
References
Beck, A. T. (1985). Depression Causes Treatment. Philadelphia: University of Pennsylvania.
Beck, J. S. (2011). Cognitive Behavior Therapy Basic and Beyond second edition. London:The Guilford Press.
Bruffaerts, R., Mortier, P., Kiekens, G., Auerbach, R. P., Cuijpers, P., Demyttenaere, K.,
... Kessler, R. C. (2018). Mental health problems in college freshmen:Prevalence and academic functioning. Journal of Affective Disorders, 225, 97–103.https://doi.org/10.1016/j.jad.2017.07.044
Greenberger, D., & Padesky, C. A. (2016). Mind Over Mood: Change How You Feel by Changing the Way You Think Second Edition. London: The Guilford. Press.
Hoban, M. (2009). American college health association-national college health assessment spring 2008 reference group data report (Abridged): The American college health association.
Journal of American College Health, 57(5), 477–488.
https://doi.org/10.3200/JACH.57.5.477488
Ikatan Psikologi Klinis Indonesia. (2017). https://ipkindonesia.or.id/media/2017/12/uu-no18-th-2014ttg-kesehatan-jiwa.pdf, diakses tanggal 14 September 2022.
Irawan, H. (2013). Gangguan Depresi Pada Lanjut Usia. Cermin Dunia Kedokteran, 40(11),815-819.
Ismail, I. R., & Siste, K. (2013). Buku Ajar Psikiatri Edisi Kedua. Jakarta: Badan Penerbit
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Kaplan, dkk. (2010). Sinopsis Psikiatri Ilmu Pengetahuan Prilaku Psikiatri Klinis. Tangerang
: Bina Rupa Aksara.
Kedang, E. F. S., Nurina, R. L., & Manafe, D. R. T. (2020). Analisis Faktor Resiko yang
Mempengaruhi Kejadian Depresi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas
Nusa Cendana. Cendana Medical Journal (CMJ), 8(2), 87-95.
Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarkat. (2019). Hasil Riset
Kesehatan Dasar 2018. https://kesmas.kemkes.go.id/konten/105/0/020417-hasilriskesdas-2018, diakses tanggal 14 September 2022.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Situasi Kesehatan Jiwa di
Indonesia.
https://pusdatin.kemkes.go.id/article/view/20031100001/situasi-kesehatan-jiwadiindonesia.html, diakses tanggal 14 September 2022.
Kurniawan, Y., & Sulistyarini, I. (2018). Terapi Kognitif Perilaku untuk Mengurangi
Episode Depresi Berat dengan Gejala Psikotik. PHILANTHROPY: Journal of
Psychology, 1(1), 65-75.
Latipun. (2002). Psikologi Eksperimen. Malang: UMM Press.
Maslim, R. (2013). Diagnosis Gangguan Jiwa, Rujukan Ringkas PPDGJ-III dan DSM-5.
Jakarta: Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK Unika Atmajaya.
Mayasari, N. N. (2020). Gambaran Umum Depresi. SMF Psikiatri, 2(11), 2-4.
Oemarjoedi, A. K. (2003). Pendekatan Cognitive Behavior dalam Psikoterapi. Jakarta:
Kreatif Media.
Rachmawati, A. A. (2020). Darurat Kesehatan Mental Bagi Remaja.
https://egsa.geo.ugm.ac.id/2020/11/27/darurat-kesehatan-mental-bagi-remaja/,
diakses tanggal 14 September 2022.
Reavley, N., & Jorm, A. F. (2010). Prevention and early intervention to improve
mental health in higher education students: A review. Early Intervention in
Psychiatry, 4(2), 132–142.
https://doi.org/10.1111/j.1751-7893.2010.00167.x
Santrock, J.W. (2003). Life Span Development (Perkembangan Masa Hidup Jilid 2). Jakarta:
PT Erlangga.
Spiegler, M. D., & David, C. G. (2010). Contemporary Behavior Therapy Fifth Edition.
USA: Cengage Learning.
Susana, T., Parmadi, E. H., & Adi, P. S. (2015). Program Bantu Diri Terapi Kognitif
Perilaku: Harapan bagi Penderita Depresi. Jurnal Psikologi, 42(1), 78-98.
Suteja, J., & Yusriah, Y. (2017). Dampak pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosialemosional anak. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 3(1).
Wilani, N. M. A. (2013). Efektivitas Terapi Kelompok Kognitif-Perilaku untuk Menurunkan
Depresi Remaja Sekolah Menengah Pertama X Surabaya (Doctoral dissertation,
Universitas Airlangga).
Yuliza, E. (2015). Depresi dan Penanganannya pada Mahasiswa. AL-ISHLAH: Jurnal
Pendidikan, 7(2), 179-195.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2022 Irma Isnaini, Alfi Purnamasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


