COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MEREDUKSI PIKIRAN NEGATIF PADA INDIVIDU DENGAN EPISODE DEPRESIF BERAT TANPA GEJALA PSIKOTIK

Authors

  • Irma Isnaini
  • Alfi Purnamasari Universitas Ahmad Dahlan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan intervensi pada seorang mahasiswa (P/ 21 tahun) yang mengalami gangguan episode depresif berat tanpa gejala psikotik berdasarkan asesmen psikologi (observasi, wawancara, WAIS, HTP, DAP, BAUM, SSCT) dan skala BDI-II. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan single case experimental-design. Analisis data dilakukan dengan mengintegrasikan hasil asesmen untuk menegakkan diagnosis dan dasar penentuan intervensi. Cognitive behavior therapy diberikan kepada subjek dalam empat sesi intervensi melalui teknik mind over mood dengan target mengubah distorsi kognitif. Hasil intervensi menunjukkan bahwa subjek mampu melakukan restrukturisasi kognitif dengan memunculkan alternatif pikiran yang lebih positif dan mampu mereduksi perasaan-perasaan negatif. Hasil lainnya subjek mampu mengembangkan coping yang lebih adaptif, mengurangi afek depresif, dan skor depresi pada subjek mengalami penurunan meskipun tidak berubah kategorisasi.

References

Beck, A. T. (1985). Depression Causes Treatment. Philadelphia: University of Pennsylvania.

Beck, J. S. (2011). Cognitive Behavior Therapy Basic and Beyond second edition. London:The Guilford Press.

Bruffaerts, R., Mortier, P., Kiekens, G., Auerbach, R. P., Cuijpers, P., Demyttenaere, K.,

... Kessler, R. C. (2018). Mental health problems in college freshmen:Prevalence and academic functioning. Journal of Affective Disorders, 225, 97–103.https://doi.org/10.1016/j.jad.2017.07.044

Greenberger, D., & Padesky, C. A. (2016). Mind Over Mood: Change How You Feel by Changing the Way You Think Second Edition. London: The Guilford. Press.

Hoban, M. (2009). American college health association-national college health assessment spring 2008 reference group data report (Abridged): The American college health association.

Journal of American College Health, 57(5), 477–488.

https://doi.org/10.3200/JACH.57.5.477488

Ikatan Psikologi Klinis Indonesia. (2017). https://ipkindonesia.or.id/media/2017/12/uu-no18-th-2014ttg-kesehatan-jiwa.pdf, diakses tanggal 14 September 2022.

Irawan, H. (2013). Gangguan Depresi Pada Lanjut Usia. Cermin Dunia Kedokteran, 40(11),815-819.

Ismail, I. R., & Siste, K. (2013). Buku Ajar Psikiatri Edisi Kedua. Jakarta: Badan Penerbit

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Kaplan, dkk. (2010). Sinopsis Psikiatri Ilmu Pengetahuan Prilaku Psikiatri Klinis. Tangerang

: Bina Rupa Aksara.

Kedang, E. F. S., Nurina, R. L., & Manafe, D. R. T. (2020). Analisis Faktor Resiko yang

Mempengaruhi Kejadian Depresi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas

Nusa Cendana. Cendana Medical Journal (CMJ), 8(2), 87-95.

Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarkat. (2019). Hasil Riset

Kesehatan Dasar 2018. https://kesmas.kemkes.go.id/konten/105/0/020417-hasilriskesdas-2018, diakses tanggal 14 September 2022.

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Situasi Kesehatan Jiwa di

Indonesia.

https://pusdatin.kemkes.go.id/article/view/20031100001/situasi-kesehatan-jiwadiindonesia.html, diakses tanggal 14 September 2022.

Kurniawan, Y., & Sulistyarini, I. (2018). Terapi Kognitif Perilaku untuk Mengurangi

Episode Depresi Berat dengan Gejala Psikotik. PHILANTHROPY: Journal of

Psychology, 1(1), 65-75.

Latipun. (2002). Psikologi Eksperimen. Malang: UMM Press.

Maslim, R. (2013). Diagnosis Gangguan Jiwa, Rujukan Ringkas PPDGJ-III dan DSM-5.

Jakarta: Bagian Ilmu Kedokteran Jiwa FK Unika Atmajaya.

Mayasari, N. N. (2020). Gambaran Umum Depresi. SMF Psikiatri, 2(11), 2-4.

Oemarjoedi, A. K. (2003). Pendekatan Cognitive Behavior dalam Psikoterapi. Jakarta:

Kreatif Media.

Rachmawati, A. A. (2020). Darurat Kesehatan Mental Bagi Remaja.

https://egsa.geo.ugm.ac.id/2020/11/27/darurat-kesehatan-mental-bagi-remaja/,

diakses tanggal 14 September 2022.

Reavley, N., & Jorm, A. F. (2010). Prevention and early intervention to improve

mental health in higher education students: A review. Early Intervention in

Psychiatry, 4(2), 132–142.

https://doi.org/10.1111/j.1751-7893.2010.00167.x

Santrock, J.W. (2003). Life Span Development (Perkembangan Masa Hidup Jilid 2). Jakarta:

PT Erlangga.

Spiegler, M. D., & David, C. G. (2010). Contemporary Behavior Therapy Fifth Edition.

USA: Cengage Learning.

Susana, T., Parmadi, E. H., & Adi, P. S. (2015). Program Bantu Diri Terapi Kognitif

Perilaku: Harapan bagi Penderita Depresi. Jurnal Psikologi, 42(1), 78-98.

Suteja, J., & Yusriah, Y. (2017). Dampak pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosialemosional anak. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 3(1).

Wilani, N. M. A. (2013). Efektivitas Terapi Kelompok Kognitif-Perilaku untuk Menurunkan

Depresi Remaja Sekolah Menengah Pertama X Surabaya (Doctoral dissertation,

Universitas Airlangga).

Yuliza, E. (2015). Depresi dan Penanganannya pada Mahasiswa. AL-ISHLAH: Jurnal

Pendidikan, 7(2), 179-195.

Published

2023-01-07