DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA IBU YANG MENDAMPINGI ANAK PADA MASA PEMBELAJARAN DARING
DOI:
https://doi.org/10.55314/jsp.v2i12.368Keywords:
Dukungan Sosial, Pembelajaran Daring, Psychological Well Being, IbuAbstract
Penelitian ini membahas tentang fenomena saat Ibu mendampingi anak pada masa pembelajaran daring. Berbagai kendala dialami oleh Ibu sepanjang menyertai anak melaksanakan pembelajaran secara daring. Maka dari itu, seorang Ibu pada masa pembelajaran daring ini tentunya membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitarnya selama mendampingi anak belajar supaya mencapai kondisi psychological well being yang baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan antara dukungan sosial dengan psychological well-being pada Ibu yang mendampingi anak selama masa pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan sampel yang digunakan random sampling yaitu metode sampel jenuh. Berdasarkan hasil analisis data seorang Ibu yang mendampingi Anak selama pembelajaran daring lebih membutuhkan bentuk dukungan sosial berupa dukungan emosional untuk mendapatkan psychological well being yang baik selama mendampingi belajar. Hal itu terlihat dari hasil korelasi antara dukungan sosial emosional dengan psychological well-being mendapatkan nilai paling tinggi dibandingkan dengan bentuk dukungan sosial yang lain yaitu nilai korelasi pearson sebesar 0,748 dengan sig 0,000 (sig < 0,05). Setelah itu dukungan penghargaan dengan nilai korelasi pearson sebesar 0, 722 dan sig 0,000 (sig < 0,05). Seorang Ibu senang ketika mendapatkan apresiasi dan penilaian positif dari lingkungan sekitarnya selama mendampingi pembelajaran daring. Dukungan sosial berikutnya adalah dukungan informasi dengan nilai korelasi pearson sebesar 0,536 dan sig 0,001 (sig < 0,05). Seorang Ibu tetap membutuhkan dukungan instrumental meskipun tidak secara langsung berhubungan dengan kesejahteraan psikologis saat mendampingi belajar. Terlihat dari nilai korelasi pearson antara dukungan instrumental dengan psychological well being sebesar 0,325 dan sig 0.053 (sig > 0.05).
References
Adit, A. (2020). Hasil Survei: Berikut 3 Masalah Orangtua Dampingi Anak BDR. Www.Kompas.Com. https://edukasi.kompas.com/read/2020/11/15/143509971/hasil-survei-berikut-3-masalah-orangtua-dampingi-anak-bdr?page=all
Agustina, Faizatul; Widyastuti, W. (2021). The Relationship Between Emotional Support With Psychological Well-Being In Students In Vocational High Schools. https://doi.org/10.21070/acopen.6.2022.2344
Akbar, R. M. (2018). HUBUNGAN KEBERSYUKURAN DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL_BEING PADA PASIEN YANG MENGIDAP PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE 2.
Anggarwati, P I; Thamrin, W. P. (2019). WORK FAMILY-CONFLICT DAN PSYCHOLOGICAL WELL_BEING PADA IBU BEKERJA. Jurnal Psikologi, 12, no. 2, 200–212. https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&ved=2ahUKEwj-4e6QysD5AhWn0HMBHbbRAoAQFnoECB0QAQ&url=https%3A%2F%2Fejournal.gunadarma.ac.id%2Findex.php%2Fpsiko%2Farticle%2Fdownload%2F2444%2Fpdf&usg=AOvVaw0nX5Lw6J37tIIAhghSAYN5
Apsaryanthi, N. L. K. L. M. . (2017). PERBEDAAN TINGKAT PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA IBU RUMAH TANGGA DENGAN IBU BEKERJA DI KABUPATEN GIANYAR. Jurna Psikologi Udayana, 4, 110–117.
Detik.com. (2021). Makna PPKM, Kepanjangan, hingga Aturannya. News.Detik.Com. https://news.detik.com/berita/d-5640047/makna-ppkm-kepanjangan-hingga-aturannya/amp
Dianto, M. (2017). Profil Dukungan Sosial Orangtua Siswa Di Smp Negeri Kecamatan Batang Kapas Pesisir Selatan. Jurnal Counseling Care, 1(1), 42–51. https://doi.org/10.22202/jcc.2017.v1i1.1994
Dinova, A. K. (2016). HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA PANTI ASUHAN.
Effendy, N. (2016). Konsep Flourishing dalam Psikologi Positif: Subjective Well-being atau Berbeda? Seminar Asean Psychology & Humanity, 2004, 326–333.
Farisa, F. C. (2020). KPAI Terima 213 Pengaduan Pembelajaran Jarak Jauh, Mayoritas Keluhkan Beratnya Tugas dari Guru. Nasional.Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2020/04/13/15584711/kpai-terima-213-pengaduan-pembelajaran-jarak-jauh-mayoritas-keluhkan?page=all
Guritno, T. (2021). Kasus Aktif Covid-19 Tinggi, Pemerintah Diminta Tetapkan Kebijakan WFH 100 Persen. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2021/06/28/12124331/kasus-aktif-covid-19-tinggi-pemerintah-diminta-tetapkan-kebijakan-wfh-100?page=all
Hadi, S. (2004). STATISTIKA (Jilid 1). Andi.
Hardjo, Suryani; Novita, E. (2015). Hubungan Dukungan Sosial dengan Psychological Well-Being Pada Remaja Korban Sexual Abuse.
Huppert, F. A. (2009). Psychological Well-being: Evidence Regarding its Causes and Consequences. International Association of Applied Psychology, 1 (2), 138–164. https://doi.org/10.1111/j.1758-0854.2009.01008.x
Kemdikbud.go.id. (2020). Kemendikbud Gandeng Swasta Siapkan Sistem Belajar Daring. Www.Kemdikbud.Go.Id. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/03/kemendikbud-gandeng-swasta-siapkan-sistem-belajar-daring
Kemdikbud.go.id. (2021). Pelaksanaan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru 2021/2022 Mengacu pada Kebijakan PPKM dan SKB 4 Menteri. Www.Kemdikbud.Go.Id. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2021/08/pelaksanaan-pembelajaran-tahun-ajaran-baru-20212022-mengacu-pada-kebijakan-ppkm-dan-skb-4-menteri
Kompasiana. (2022). Transisi Pembelajaran Daring ke Luring di Masa Pandemi. Kompasiana.Com. https://www.kompasiana.com/faridahwinarsudi7303/62ac8d43bb44867b687626c2/transisi-pembelajaran-daring-ke-luring-di-masa-pandemi
Maziyya, Arifah A; Islam, Nadzira R Q; Nisa, H. (2020). Hubungan Beban Kerja, Work-Family Conflict, dan Stres Kerja pada Pekerja di Wilayah Pulau Jawa Saat Pandemi COVID-19 di Tahun 2020. https://doi.org/https://doi.org/10.22435/mpk.v31i4.4377
Millatina, A., & Yanuvianti, M. (2015). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Psychological Well-Being pada Wanita Menopause (di RS Harapan Bunda Bandung). Prosiding Psikologi, 1(2), 300–308.
Nugraheny, D. E. (2020). 623.309 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Kasus Aktif yang Kian Meningkat. https://amp.kompas.com/nasional/read/2020/12/15/06155631/623309-kasus-covid-19-di-indonesia-dan-kasus-aktif-yang-kian-meningkat
Parents Guide. (2022). Perlu Sinergi Multi Pihak Hadapi Transisi Pembelajaran Tatap Muka. Parentsguide.Co. https://www.parentsguide.co/perlu-sinergi-multi-pihak-hadapi-transisi-pembelajaran-tatap-muka/11207/
Periantalo, J. (2015). Penyusunan Skala Psikologi: Asyik, Mudah & Bermanfaat. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Periantalo, J. (2016). Penelitian Kuantitatif Untuk Psikologi (1st ed.). Pustaka Pelajar.
Pradana, Adi Prasetyo; Kustanti, E. R. (2018). Hubungan antara Dukungan Sosial Suami dengan Psychological Well-Being Pada Ibu Yang Memiliki Anak Autisme. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/empati.2017.19734
Pramudiarja, A. U. (2022). Bolehkah Sekolah Tatap Muka Jika Ada Kasus Omicron? Ini Rekomendasi IDAI. Sehatnegeriku.Kemkes.Go.Id. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5881400/bolehkah-sekolah-tatap-muka-jika-ada-kasus-omicron-ini-rekomendasi-idai/amp
Raisa; Ediati, A. (2019). Hubungan antara Dukungan Sosial Keluarga dengan Kebahagiaan pada Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang. Empati, 9(1), 15–21.
Ryff, C. D. (1989). Happiness Is Everything , or Is It ? Explorations on the Meaning of Psychological Well-Being. 57(6), 1069–1081.
Ryff, C. D., & Keyes, C. L. M. (1995). The Structure of Psychological Well-Being Revisited. Journal of Personality and Social Psychology, 69(4), 719–727. https://doi.org/10.1037/0022-3514.69.4.719
Sarafino, Edward P; Smith, T. W. (2011). Health Psychology Biopsychological Interactions 7th Edition.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. ALFABETA.
Taylor, S. E. (2011). HEALTH PSYCHOLOGY (EIGHT EDITION). McGraw-Hill.
Wells, I. E. (2010). PSYCHOLOGICAL WELL-BEING (Pscyhology of Emotions, Motivations and Actions). Nova Science Publisher.
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2022 Rizka Hanna Maulina, Sarita Candra Merida, Rospita Novianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.


