PENDIDIKAN AGAMA PADA SEKOLAH LUAR BIASA

Authors

  • Fitriah M. Suud Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Abstract

Penulis

Fitriah M. Suud

ISBN

xxx-xxx-xxxx-xx-x

Editor

Iman Amanda Permatasari

Copy Editor

Diana Michel

 

Penata letak

Wendi Firnanda

Desain Sampul

Awang Dirgantara Putra

Penerbit

The Journal Publishing

Anggota IKAPI

viii+205 Hlm; 16 Cm X 23 Cm.

Cetakan I, ……. 2024

Deskripsi:

Setiap individu memiliki karakteristik yang beragam dalam individual differences. Karakter individu ditentukan oleh faktor bawaan dan lingkungan serta membentuk pola pikir, pemahaman, dan tingkah laku individu. Individu adalah kesatuan yang terbatas yaitu sebagaimana manusia perseorangan bukan sebagai manusia secara komprehensif. Pada individu mempunyai karakteristik yang beranekaragam yang dikenal individual differences. Dengan karakter yang berbeda-beda pada individu secara umum disebabkan yaitu faktor bawaan dan faktor lingkungan. Akibat pengaruh dua faktor tersebut, sehingga membentuk pola berfikir, pemahaman yang dimiliki, tingkah laku yang menjadi kebiasaan pada setiap individu. Hal ini yang dialami para siswa dalam belajar mengajar disekolah maupun di bangku perkuliahan, bagaimana tingkat pemahaman siswa satu dengan siswa lainnya berbeda pada penyampaian materi yang guru atau dosen sampaikan melalui metode yang sama.

References

Abd. Kadir. (2015). “Penyelenggaraan Sekolah Inklusi di Indonesia.” Jurnal Pendidikan Agama Islam, Volume 03, Nomor 01, 2-22.

Abdul Hafiz, (2017), “Sejarah dan Perkembangan Pendidikan Inklusif Di Indonesia.” Jurnal As-Salam. Vol. 1 No. 3, 9-15.

Abdul Mujib (2006), Kepribadian Dalam Psikologi Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Abu Ahmadi, (2008), Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Afnani, A., & Baihaqi, A. (2020). The individual differentiation and Implications In Islamic Education Models. At-Ta’dib, 15(1), 125–137. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v15i1.4881.

Ahmadi, Abu. (2008). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Aini Mahabbati, (2012). Pendidikan Anak Tunalaras, Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Aisah, A., & Santosa, D. (2019). “Peningkatan Kapasitas Guru PAI melalui Pelatihan Modifikasi Kurikulum Menggunakan Differentiated Instruction untuk Siswa Disabilitas Intelektual.” Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, 19-35.

Anggono, T. (2012). Autisme. Yogyakarta: Pusat Terapi dan Pendidikan Anak Autis.

Anis Matta, (2001). Membentuk Karakter Muslim. Jakarta: Shout Al-Haq Press.

Anita Aisah dan Dwi Santosa. (2019). “Peningkatan Kapasitas Guru Pai Melalui Pelatihan Modifikasi Kurikulum Menggunakan Differentiated Instruction Untuk Siswa Disabilitas Intelektual.” Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, Volume 20, Nomor 1.

Aqila Smart, (2014). Anak Cacat Bukan Kiamat; Metode Pembelajaran dan Terapi untuk Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Katahati.

Aziz dan Prabowo, (2015), Analisis Proses Pembelajaran Matematika pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Slow Learner di Kelas Inklusi SMP Negeri 7 Salatiga. Volume 6 Nomor 2, pp.111–120.

Bastaman, H. D. (2001). Integrasi Psikologi dengan Islam: Menuju Psikologi Islami. Pustaka Pelajar Yogyakarta bekerjasama dengan Yayasan Insan Kamil.

Daryanto. (2009). Panduan Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif. Jakarta: Publisher.

Delphie, (2006), Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: Refika Aditama.

Direktorat PKLK, (2014), PermendiknasNomor 70 Tahun 2009, Jakarta: Direktorat PKLK.

Effendi, (2008), Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara.

Estitika Rochmatul Zulfa, Irwan Noor, Heru Ribawanto, “Pengembangan Kapasitas Sekolah Luar Biasa Untuk Meningkatkan Pelayanan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Studi Kasus di SDLBN Kedungkandang Malang).” Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 2, No. 3, pp. 388-393.

Firmansyah, F. (2021). Analisis Perbedaan Individual dan Implikasi dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(3), 1317. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i3.1695

Fitriah M. Suud, (2021), Psikologi Islam. Yogyakarta: The Journal Publishing.

Hall, T. (2002). Differentiated Instruction. Wakefield, MA: National Center on.

Harbani Pasolong, (2007), Teori Administrasi Publik, Bandung: Alfabeta.

Hari Sudrajat, (2005), Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS). Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Implementasi KBK. Bandung: Cipta Cekas Grafika.

Hasbullah, (2005), Dasar Ilmu Kependidikan, Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Hergenhahn, B.R, dan Olson, Matthew H. (2008). Theories of Learning (Teori Belajar), Jakarta: Kencana.

Hidayat dan Asyafah (2019), “Konsep Dasar Evaluasi Dan Implikasinya Dalam Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah.” Jurnal: Al-Tadzkiyyah.

Husna, Lia Ni’matul Maula, Nur Fitri Wulandari. (2021). “Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Agama Islam Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus.” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 19, Nomor 1, pp. 31-40.

I Nyoman Bayu Pramartha, (2015). “Sejarah Dan Sistem Pendidikan Sekolah Luar Biasa Bagian A Negeri Denpasar Bali ”Jurnal Historia, Volume 3, Nomor 2, pp. 68-74.

Ibnu Syamsi Haryanto, (2019). Pengantar Identifikasi dan Asesmen, Suatu Tinjauan Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: UNY Press.

Indah J. Larete, dkk, (2016), “Pola Asuh pada Anak Gangguan Spektrum Autisme di Sekolah Autis, Sekolah Luar Biasa dan Tempat Terapi Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Manado dan Tomohon,” Jurnal e-Clinic (eCl), Volume 4, Nomor 2.

Indra Murni (2008), Memahami Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Goresanpena.

Indramurni. (2008). Memahami Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Goresan Pena.

Isroani Farida, (2019), ”Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi”, Jurnal Quality, Vol. 7, No. 1, pp.52.

Jamila K. A. Muhammad, (2007), Special Education for Special Children: Panduan Pendidikan Khusus Anak-Anak dengan Ketunaan dan Learning Disabilities, terj. Edy Sembolo, Jakarta: Hikmah.

Kameelah Songtaya, (2022). “Individual Differences Between The Intelligence And Personality Of Islamic Educational Psychological Perspectives.” Edusoshum: Journal of Islamic Education and Social Humanities, Vol. 2, No. 1, April 2022, pp. 54-63.

Kaplan H, Sadock B, Grebb J. Gangguan Perkembangan Pervasif. (2010), Penerjemah: I Made Wiguna S. Sinopsis Psikiatri. Tangerang: Binarupa Aksara Publisher.

Komang Sri Widiantari dan Yohanes Kartika Herdiyanto. (2013), “Perbedaan Intensitas Komunikasi Melalui Jejaring Sosial antara Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert pada Remaja.” Jurnal Psikologi Udayana, 1(1), 106–115.

Korikana, A., & Technology, E. (2020). “Slow Learners-A Universal Problem and Providing Educational Opportunities to them to be a Successful Learner.” People: International Journal of Social Sciences, 6 (1), 29–42.

Kustawan, Dedy. (2012). Pendidikan Inklusif dan Upaya Implementasinya. Jakarta: Luxima Metro Media.

Lathifah, I. (2018). “Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Anak Tuna Rungu dan Tuna Grahita di Sekolah Luar Biasa Negeri Musi Rawas.” Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, Volumen 3, Nomor 1.

Latifah Hanum, (2014), “Pembelajaran PAI Bagi Anak Berkebutuhan Khusus”, Jurnal PAI, Volume 9, Nomor 2.

Li, B. A. B., & Learner, S. (2010). Karakteristik Siswa Lamban Belajar (13–34).

Lin Aprilia, Sutaryadi, & Susilowati, T. (2018). Penanganan Perbedaan Individual dalam Proses Pembelajaran Stenografi. Jurnal Kependidikan, 6(2), 1–12. https://core.ac.uk/download/pdf/289786419.pdf

Majid, Abdul. (2008). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mangunsong, F. (2009). Psikologi dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi Universitas Indonesia.

Maria Melania Oktaviana Bhena, dkk. “Evaluasi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar.” Volume 1, Nomor 1 Tahun 2023, 68-74.

Marlina, (2015). Asesment Anak Berkebutuhan Khusus: Pendekatan Psikoedukasional. Padang: UNPPress.

Mohammad Effendi, (2006). Pengantar Pedagogik Anak Berkelainan, Jakarta: Bumi Aksara.

Mudjito, dkk, (2012), Pendidikan Inklusif, Jakarta: Baduose Media Jakarta.

Muhaimin. (2005). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah Madrasah dan Perguruan Tinggi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Muhamad Ishaac dan Mariatul Qiptia, (2021), “Digitalisasi Pendidikan Luar Biasa di Masa Pandemi Covid-19: Studi Kasus SLB Negeri 1 Palangka Raya.” Mua’sarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, Vol. 3 No. 2. pp.41-50.

Nasution. (2006). Berbagai Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurfadhillah, S., Alia, F., Setyadi, A. R., Robiah, S., Damiyah, A., Leornadho, R., Berliana, N., Gunawan, A. N., & Safitri, T. (2021). Analisis Faktor Penyebab Anak Lamban Belajar (Slow Learner) Di Sd Negeri Jelambar 01 Jakarta Barat. PENSA : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(3), 408–415.

Nurfadhillah, S., Septiarini, A. A., Mitami, M., & Pratiwi, D. I. (2022). Analisis Kesulitan Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus Slow Learner di Sekolah Dasar Negeri Cipete 4. Alsys: Jurnal Keislaman Dan Ilmu Pendidikan, 2(6), 646–660.

Nuriyah (2014), “Evaluasi pembelajaran: Sebuah Kajian Teori.” Jurnal Edukasi Ekonomi Sosial. Vol. 3(1), 73–86.

Pristiwaluyo, Triyanto dan Sodiq, M. (2005), Pendidikan Anak Gangguan Emosi, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Pendidikan Tinggi.

Ridha, A. (2021). Memahami Perkembangan Siswa Slow Leaner.

Riswanti, C., Halimah, S., Magdalena, I., Tiarma, &, & Silaban, S. (2020). Perbedaan Individu dalam Lingkup Pendidikan. Jurnal Pendidikan Dan Dakwah, 2(1), 97–108. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/pandawa.

Roqib, Moh, dan Nurfuadi. (2020). Kepribadian Guru. Yogyakarta: Cinta Buku.

Rudiyati, Sari. (2005). “Peran dan Tugas Guru Pembimbing Khusus (Special Resource Teacher) dalam Pendidikan Terpadu/Inklusi”. Jurnal Pendidikan Khusus, Vo. 1 No. 1.

Sanjaya, Wina. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sayyed Hussein Nasr. (2015). The Garden of Truth, (Terj. Mereguk Sari Tasawuf). Bandung: Mizan.

Sharoon E. Samaldino, dkk., (2011), Instructional Technology and Media for Learning. Jakarta: Kencana.

Silahudin, A. (2018). “Perbandingan Konsep Kepribadian menurut Barat dan Islam. Jurnal Al Fikra, 17(2).

Sukma, H. (2021). Pembelajaran Slow Learner di Sekolah Dasar.

Sukriadi dan Arif, (2020), “Survei Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Di SLB C Provinsi Dki Jakarta Tahun 2019.” Jurnal Ilmiah Sport Coaching And Education, Volume 4 Nomor 1.

Suryani, Y. E. (2010). “Kesulitan Belajar.” Magistra, 73, 33–47.

Sweeney, Thomas J., and J. Melvin Witmer (1991). “Beyond Social Interest: Striving Toward Optimum Health and Wellness.” The Journal of Individual Psychology Vol. 47, no. 4: 527-540.

Syafaruddin, (2002), Manajemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan, Konsep, Strategi dan Aplikasi. Jakarta: Grasindo.

Tarmansyah. 2009. Pelaksanaan Pendidikan Inklusif SD Negeri 03 Alai Padang Utara Kota Padang (Studi Pelaksanaan Pendidikan di Sekolah Ujicoba Sistem Pendidikan Inklusif). Pedagogi, Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. vol. 9 No. 1.

Thomloson, CA., (2001). Differentiation of Instruction in The Elementary Grades. ERIC Digest.

Tim Penyusun STIT Al-Ibrohimy Bangkalan, (2017), Pedoman Evaluasi Pembelajaran, Bangkalan: Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Ibrohimy.

Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif- Progresif. Jakarta: Kencana.

Tutut Chusniyah dan Zulfi Mubarak, Psychobiography of Imam Samudra-Bali I Terrorist Initiator: Psycho-Ideological Dynamic. Universitas Negeri Malang.

Warsita, Bambang. (2008). Teknologi Pembelajaran; Landasan dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Warsito dan Yuwono, Teguh. (2003). Otonomi Daerah (Capacity Building dan Penguatan Demokrasi Lokal). Semarang: Puskodak UNDIP.

Yuwono, A, (2010). Profil Siswa SMA dalam Mamecahkan Masalah Matematika Ditijau dari Tipe Kepribadian. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Zagoto, M. M., Yarni, N., & Dakhi, O. (2019). Perbedaan Individu dari Gaya Belajarnya serta Implikasinya dalam Pembelajaran. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 259-265.

Published

2024-02-19